HomeIndeks

Jelang Idulfitri 1447 H, Pemkab Bangka Barat Rakor Pengendalian Inflasi dan Antisipasi Arus Mudik 2026

  • Bagikan

BABELHITS.COM — Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melalui Bagian Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) Idulfitri 1447 Hijriah serta antisipasi arus mudik Lebaran 2026. Rapat berlangsung di Ruang OR I Setda Bangka Barat, Kamis petang (26/2/2026).

Rakor dipimpin langsung Bupati Bangka Barat, Markus, didampingi Sekretaris Daerah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Staf Ahli Bupati, perwakilan Dandim 0431/Bangka Barat, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepala BPS Bangka Barat, serta diikuti seluruh OPD terkait dan pelaku usaha.

Dalam arahannya, Markus menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) triwulan pertama tahun 2026.

“Kami mengucapkan terima kasih atas terlaksananya rakor TPID triwulan pertama tahun 2026 ini sebagai langkah awal pengendalian inflasi menjelang Idulfitri,” ujarnya.

Markus menegaskan, pengendalian inflasi harus memperhatikan empat aspek utama, yakni ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif.

“Empat K ini harus kita pastikan berjalan dengan baik, mulai dari ketersediaan pasokan, harga yang terjangkau, distribusi yang lancar, hingga komunikasi yang efektif kepada masyarakat,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan pangan, ketersediaan barang kebutuhan pokok, serta kelancaran layanan publik menjelang hari raya.

“Momentum hari raya ini membutuhkan sinergitas lintas sektor agar masyarakat merasa tenang, aman, dan nyaman,” tegasnya.

Markus mengajak seluruh perangkat daerah, aparat penegak hukum, BUMN dan BUMD untuk bersatu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk dalam mengantisipasi potensi gangguan ketertiban umum, bencana alam, dan lonjakan pemudik saat arus mudik Lebaran.

“Kita harus mengantisipasi ketertiban umum, keamanan, termasuk kemungkinan bencana dan lonjakan pemudik saat arus mudik nanti,” imbuhnya.

Selain itu, Pemkab Bangka Barat juga akan fokus pada penguatan sektor pertanian, khususnya komoditas cabai yang kerap mengalami lonjakan harga menjelang hari besar keagamaan.

“Saat ini kita fokus pada ketahanan pangan di Bangka Barat dengan menggerakkan sektor pertanian, terutama mendorong petani menanam cabai yang sering mengalami kenaikan harga menjelang Lebaran dan hari raya lainnya,” ujarnya.

“Semua ini menjadi tantangan kita bersama dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan stok barang,” tutup Markus. (**)

  • Bagikan