HomeIndeks

Spesialis Pencuri Pompa Air di Bangka Barat Ditangkap, Beraksi di 3 Lokasi

  • Bagikan

BANGKA BARAT – Polisi menangkap seorang pria berinisial MIP alias Onyol (26) yang diduga merupakan spesialis pencurian mesin pompa air di Kabupaten Bangka Barat. Pelaku diduga telah beraksi di sejumlah lokasi di Kecamatan Mentok.

MIP ditangkap Tim Opsnal Macan Putih Satreskrim Polres Bangka Barat bersama Unit Reskrim Polsek Mentok. Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima laporan kehilangan mesin pompa air milik warga di Gang Kenari, Kampung Pait Jaya, Kecamatan Mentok.

Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak melalui Kasi Humas Iptu Yos Sudarso mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan Anung Yunianto pada 23 Juni 2026.

“Polres Bangka Barat berkomitmen memberikan kepastian hukum terhadap setiap tindak pidana yang meresahkan masyarakat. Berkat kerja cepat Tim Opsnal Macan Putih Satreskrim Polres Bangka Barat bersama Unit Reskrim Polsek Mentok, pelaku berhasil diamankan,” kata Yos, Jumat (24/7/2026).

Korban awalnya hendak mengisi tandon air di rumahnya. Namun, air tidak mengalir. Setelah dilakukan pengecekan, mesin pompa air yang berada di sumur gali belakang rumah telah hilang.

Selain itu, pipa paralon ditemukan dalam kondisi terpotong dan kabel tembaga juga ikut raib.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan hingga memperoleh informasi keberadaan pelaku di Desa Belo Laut. Pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, tim gabungan bergerak ke lokasi dan menangkap MIP di rumah istrinya.

Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah mencuri mesin pompa air milik korban. Dia juga mengaku melakukan pencurian serupa di dua lokasi lain.

“Pelaku mengakui melakukan pencurian mesin pompa air di kawasan Pal 4 serta mesin pompa air dan dua gulung kabel tembaga di Gang Siswa, Desa Belo Laut, Kecamatan Mentok,” ujar Yos.

Polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit mesin pompa air merek Panasonic warna biru dan dua gulung kabel tembaga yang diduga hasil pencurian.

Yos mengatakan penyidik masih mengembangkan kasus tersebut untuk memastikan kemungkinan adanya lokasi kejadian lain maupun keterlibatan pelaku dalam tindak pidana serupa.

“Pengakuan pelaku masih terus kami dalami. Penyidik akan mengembangkan perkara ini untuk memastikan apakah masih ada lokasi kejadian lain maupun kemungkinan keterlibatan pelaku dalam tindak pidana serupa,” katanya.

Saat ini penyidik Satreskrim Polres Bangka Barat masih melengkapi administrasi penyidikan, melakukan penyitaan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi untuk proses hukum lebih lanjut.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang menjadi korban atau mengetahui adanya tindak pidana agar segera melapor kepada kepolisian. (**)

  • Bagikan