MENTOK – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat berencana mengembangkan produk Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Tirta Menumbing dengan memproduksi air minum kemasan galon guna memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk daerah tersebut.
Rencana tersebut disampaikan Bupati Bangka Barat Markus saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-15 Perumdam Tirta Sejiran Setason (TSS), Senin (8/6/2026).
Menurut Markus, saat ini produksi AMDK Tirta Menumbing masih terbatas pada kemasan botol. Karena itu, pemerintah daerah bersama Perumdam TSS tengah menyiapkan kajian untuk mengembangkan lini produksi air galon sebagai langkah memperbesar usaha sekaligus meningkatkan kontribusi perusahaan daerah terhadap pendapatan daerah.
“Peningkatan jumlah produksi, termasuk kita akan memproduksi galon. Sejauh ini produksi kita masih botol dan masih terbatas. Karena itu, saat ini sedang kita kaji agar usaha ini bisa lebih besar dan mampu bersaing di pasaran,” kata Markus.
Selain pengembangan produk, Markus menilai Perumdam TSS telah menunjukkan perkembangan yang cukup positif dalam beberapa tahun terakhir, terutama dari sisi kinerja dan keuntungan perusahaan.
Meski demikian, ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat sebagai prioritas utama perusahaan daerah tersebut.
“Saya lihat sudah banyak kemajuan dari segi keuntungan, sudah mulai bagus. Tentunya saya berharap pelayanan kepada masyarakat juga terus ditingkatkan menjadi lebih baik,” ujarnya.
Markus juga mendorong Perumdam TSS untuk terus meningkatkan jumlah pelanggan baru sebagai salah satu indikator keberhasilan perusahaan dalam memperluas jangkauan layanan air bersih di Kabupaten Bangka Barat.
Dengan rencana produksi air galon dan peningkatan kapasitas usaha, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat berharap AMDK Tirta Menumbing mampu bersaing dengan berbagai merek air minum kemasan yang telah lebih dahulu beredar di pasaran, sekaligus menjadi salah satu produk unggulan daerah.
