PARITTIGA, BABELHITS.COM — Pemerintah Desa Semulut, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, menggelar khitanan massal gratis bagi masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan anak sekaligus membantu meringankan beban ekonomi orang tua. Kegiatan tersebut digelar di Balai Desa Semulut pada Senin (6/7/2026) pagi.
Sebanyak 26 anak mengikuti kegiatan sosial tersebut. Sejak pagi, para peserta datang didampingi orang tua masing-masing. Meski sebagian anak terlihat tegang menjelang proses khitan, suasana kegiatan tetap berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari peserta maupun keluarga.
Usai menjalani proses khitan, setiap peserta menerima bingkisan berupa tas sekolah, sarung, dan amplop berisi uang tunai. Pemberian bingkisan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus penyemangat bagi anak-anak yang telah mengikuti khitanan massal.
Kepala Desa Semulut, Gusti, mengatakan kegiatan tersebut merupakan program sosial yang akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
Menurutnya, khitanan massal gratis tidak hanya memberikan manfaat bagi kesehatan anak, tetapi juga membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap program ini dapat terus berlanjut dan mendapat dukungan dari pemerintah daerah agar ke depan bisa menjangkau lebih banyak masyarakat,” ujar Gusti.
Sementara itu, Camat Parittiga, Adhian Zulhajjany, mengapresiasi inisiatif Pemerintah Desa Semulut dalam menyelenggarakan khitanan massal gratis.
Menurut Adhian, kegiatan tersebut memberikan manfaat besar, baik dari sisi kesehatan maupun sosial. Ia menilai program seperti ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah desa dalam membantu meringankan beban masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena selain meningkatkan derajat kesehatan anak, juga memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat,” kata Adhian.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Semulut berharap semakin banyak anak dapat memperoleh layanan khitan yang aman, nyaman, dan layak. Selain itu, program tersebut diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadirkan pelayanan sosial yang berkelanjutan. (**)
