HomeIndeks

Pemkab Babar Dukung, BPJS Kesehatan dan PT GSBL Kerja Sama : Jaminan Kesehatan PBPU di Bangka Barat

  • Bagikan

BABELHITS.COM — Pemerintah Kabupaten Bangka Barat menyambut penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara BPJS Kesehatan dan PT Gunung Sawit Bina Lestari terkait penyediaan jaminan kesehatan bagi Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja melalui dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR), Selasa (3/3/2026), di Ruang OR I Setda Bangka Barat.

Kegiatan tersebut dipimpin Bupati Bangka Barat Markus, didampingi Wakil Bupati Yus Derahman dan Sekretaris Daerah Muhammad Soleh. Turut hadir Kepala Kantor BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang Aswalmi Gusmita, Plantation Manager PT Gunung Sawit Bina Lestari Saravanan Muniandy, unsur Forkopimda, kepala OPD, serta pimpinan instansi vertikal.

Dalam sambutannya, Bupati Markus mengapresiasi kolaborasi tersebut sebagai bentuk sinergi pemerintah dan dunia usaha dalam memperluas perlindungan sosial.

“Ini menjadi tonggak hadirnya semangat gotong royong dalam memberikan jaminan kesehatan dengan melibatkan pihak ketiga. Melalui kontribusi CSR perusahaan, dunia usaha turut serta membangun daerah dan mendukung program pemerintah daerah,” ujar Markus.

Ia berharap partisipasi PT Gunung Sawit Bina Lestari dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain di Bangka Barat.

“Keberhasilan pemerintah daerah juga ditentukan oleh keterlibatan dunia usaha dalam mendukung program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pangkalpinang Aswalmi Gusmita menyampaikan bahwa capaian kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Bangka Barat tergolong baik. Peserta PBPU yang didanai Pemda tercatat sebanyak 72.042 jiwa atau sekitar 32 persen dari total penduduk, sedangkan peserta PBI Jaminan Kesehatan sebanyak 43.393 jiwa atau sekitar 19,6 persen.

“Secara keseluruhan sebanyak 51,6 persen masyarakat Bangka Barat telah ditanggung oleh pemerintah. Jika dikaitkan dengan kategori desil 1 sampai 5 yang merepresentasikan 50 persen penduduk terbawah, maka perlindungan terhadap masyarakat rentan sudah berada pada proporsi yang sangat baik,” jelasnya.

Kerja sama ini diharapkan memperluas cakupan jaminan kesehatan bagi masyarakat Bangka Barat melalui sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, dan dunia usaha. (**)

  • Bagikan