MENTOK, BABELHITS.COM — Petugas gabungan dari Rutan Kelas IIB Muntok, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Bangka Belitung, TNI, dan Polri menggelar razia kamar hunian warga binaan, Jumat (29/5/2026).
Dalam razia tersebut, petugas menemukan sejumlah barang terlarang dan barang yang tidak seharusnya berada di dalam kamar hunian.
Razia yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB itu dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Bangka Belitung, Ade Agustina, bersama Kepala Rutan Kelas IIB Muntok, Andry Ferly.
Petugas terlebih dahulu menggelar apel dan pengarahan sebelum melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kamar hunian warga binaan beserta barang-barang di dalamnya.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang dinilai berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, di antaranya korek api, pisau cukur, obat-obatan, hingga uang tunai dengan jumlah yang disebut cukup signifikan.
Kepala Rutan Kelas IIB Muntok, Andry Ferly, mengatakan razia gabungan dilakukan untuk memastikan Rutan Muntok bebas dari barang-barang terlarang, termasuk handphone, narkoba, dan praktik peredaran uang tunai.
“Razia gabungan ini untuk memastikan sekaligus menegaskan kepada publik bahwa Rutan Muntok bersih dari barang-barang terlarang, harus bebas dari handphone, narkoba, serta peredaran uang tunai,” kata Andry.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Bangka Belitung, Ade Agustina, menegaskan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk memperkuat pengawasan di lingkungan pemasyarakatan.
“Hasil razia pagi ini ditemukan barang-barang yang tidak diperkenankan berada di kamar hunian seperti pisau cukur, obat-obatan, dan uang tunai untuk mencegah barang tersebut disalahgunakan,” ujar Ade.
Menurut Ade, temuan uang tunai dalam razia menjadi perhatian karena Rutan Muntok saat ini sedang menjalankan program bebas uang tunai melalui kerja sama penggunaan kartu Brizzi bersama Bank BRI.
“Ada sejumlah uang yang jumlahnya cukup signifikan ditemukan. Untuk itu, Rutan Muntok sedang menjalankan program bebas uang tunai agar transaksi di dalam rutan lebih terkontrol,” ujarnya.
Meski menemukan sejumlah barang terlarang, petugas memastikan pelaksanaan razia berlangsung aman, tertib, dan sesuai standar operasional prosedur.
Razia gabungan ini disebut menjadi bagian dari langkah deteksi dini guna mencegah potensi gangguan keamanan dan penyalahgunaan barang di dalam lingkungan rutan. (**)
