BABELHITS.COM — Pemerintah Kabupaten Kabupaten Bangka Barat menggelar rapat audiensi terkait rencana penataan Kawasan Kota Tua Mentok Tahun 2026 bersama Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Kepulauan Bangka Belitung di Ruang OR I Sekretariat Daerah Bangka Barat, Selasa (10/2/2026).
Rapat dipimpin Bupati Markus, didampingi Wakil Bupati Yus Derahman, serta dibuka oleh Sekretaris Daerah Bangka Barat Muhammad Soleh.
Hadir pula Kepala BPBPK Babel Mochamad Syukron Fikri, para kepala OPD, kepala bagian, dan pejabat teknis terkait.
Sekda Muhammad Soleh menyatakan bahwa penataan Kawasan Kota Tua Mentok merupakan bagian dari pengembangan destinasi wisata budaya dengan konsep Klaster Eropa yang telah lama direncanakan.
“Pelaksanaan fisik ditargetkan dapat dimulai paling cepat pada awal Maret 2026,” ujar Soleh.
Bupati Markus mengapresiasi komitmen BPBPK Babel dalam mendukung revitalisasi kawasan tersebut dan menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam menyiapkan seluruh dokumen serta dukungan teknis dan administratif.
“Kami siap menyiapkan seluruh kebutuhan agar pekerjaan berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” tegas Markus.
Sementara itu, Kepala BPBPK Babel Mochamad Syukron Fikri menjelaskan bahwa audiensi ini merupakan tahap koordinasi awal untuk memastikan kesiapan pelaksanaan penataan kawasan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
PPK kegiatan Raden Nurchahyanto Triagus Wibowo menambahkan, sejumlah aspek penting menjadi perhatian, di antaranya kesiapan lahan, perizinan cagar budaya.
Pembongkaran bangunan eksisting, pemindahan dan serah terima aset, koordinasi kewenangan, serta sinkronisasi dengan rencana pengembangan kawasan Pemkab Bangka Barat.
Penataan fisik akan mencakup dua zona utama, yakni Taman Lokomobil dan Lapangan Gelora, beserta jalur pedestrian penghubung dengan total luas penanganan sekitar 2,6 hektare dan panjang jalur pedestrian sekitar 1.024 meter, mengusung konsep Tourism Creative Hub.
Di Lapangan Gelora akan dibangun visitor center, amfiteater, area kuliner dan cinderamata, toilet, parkir, serta jalur pedestrian.
Sementara Taman Lokomobil akan ditata sebagai kawasan penghubung Tugu Soekarno–Lokomobil dengan elemen artistik berupa patung dan relief sejarah pertimahan Mentok.
Pemerintah Kabupaten Bangka Barat berharap revitalisasi Kawasan Kota Tua Mentok dapat berjalan lancar dengan tetap menjaga nilai-nilai cagar budaya serta menghadirkan wajah baru Mentok sebagai destinasi wisata budaya yang berdaya saing dan berkelanjutan. (**)
