HomeIndeks

Pekerja Tambang Timah di Belembang Bakit Tewas, Usai Ditikam Temannya

  • Bagikan
Foto : Tempat Kejadian Perkara (TKP) perkelahian Didon dan Herman di Desa Bakit, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Minggu (1/9/2024) pagi. (Ist)
Foto : Tempat Kejadian Perkara (TKP) perkelahian Didon dan Herman di Desa Bakit, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Minggu (1/9/2024) pagi. (Ist)

BABELHITS .COM, PARITTIGA – Khoirudin alias Didon (23) warga Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan, meregang nyawa usai ditikam rekan sesama pekerja tambang di Perairan Belembang, Desa Bakit, Parittiga, pada Minggu (1/9/2024) pagi.

Didon tewas usai terlibat perkelahian dengan Herman (24) warga OKI Sumatera Selatan, di sebuah rumah makan Desa Bakit, Kecamatan Parittiga, hingga menyebabkan Didon terkapar di pinggir jalanan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Babelhits.com di lapangan, diduga pelaku menghabisi nyawa korban dengan cara ditikam menggunakan pisau, penyebabnya diduga dendam lama.

Menurut Reggi, saat tragedi berdarah itu terjadi dirinya bersama rekannya sedang sarapan di warung dekat tempat kejadian perkara (TKP), tiba-tiba penjaga warung teriak karena melihat perkelahian itu.

Keduanya pun langsung dipisahkan, mengetahui adanya luka Reggi pun membawa Didon ke Puskesmas Sekarbiru untuk mendapatkan perawatan.

“Kemudian setelah dipisahkan kami langsung membawa korban (Didon) ke Puskesmas Sekarbiru. Tidak berselang lama setelah Didon. Herman juga dibawa ke Puskesmas,” kata Reggi.

Sehingga, kedua korban yang berkelahi itu sama – sama dirawat di puskesmas sekarbiru, namun naas selang tak berapa lama dirawat Didon meninggal Dunia di Puskesmas Sekarbiru.

Kepala Puskesmas Sekarbiru, Firli Prayudha mengatakan pihaknya menerima korban datang pada Minggu (1/9/2024) sekira pukul 08.00 WIB.

“Pasien datang dibawa ke Puskesmas oleh beberapa orang yang menurut pengakuan adalah teman korban, sekitar jam 08.00 pagi. Pasien dibawa dalam kondisi meninggal dunia dan bersimbah darah setelah berkelahi dengan teman korban di Bakit. Untuk luka ada luka sayat di punggung kanan (perdarahan aktif),” ujar Firli.

Mengetahui kabar bahwa Didon meninggal dunia, Herman langsung melarikan diri dari Puskesmas Sekarbiru.

# Polsek Jebus Amankan Herman

Unit Reskrim Polsek Jebus berhasil mengamankan seorang pria bernama Herman (24) yang diduga pelaku penikaman yang menyebabkan korban Khoirudin alias Didon (22) meninggal dunia.

Unit Reskrim Polsek Jebus berhasil mengamankan seorang pria bernama Herman (24) yang diduga pelaku penikaman yang menyebabkan korban Khoirudin alias Didon (22) meninggal dunia.

Kanit Reskrim Polsek Jebus, Ipda Eko Prasetyo mengatakan pelaku berhasil diamankan kepolisian di Kawasan Kaolin, Desa Kerabat, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, pada Minggu (1/9/2024).

Sebelum melarikan diri, dikabarkan warga Desa Bakit, Kecamatan Parittiga itu sempat dirawat di Puskesmas setelah terlibat perkelahian dengan korban.

“Pelaku ini awalnya juga dirawat di Puskesmas karena pelaku juga mengalami luka dalam perkelahian tersebut,” ujar Ipda Eko Prasetyo.

Namun setibanya di Puskesmas, Eko Prasetyo mengungkapkan pelaku sudah melarikan diri setelah mengetahui korban Khoirudin alias Didon meninggal dunia.

“Tim pun segera bergerak untuk mencari keberadaan pelaku hingga akhirnya pelaku berhasil kita amankan di Kaolin, Desa Kelabat. (Saat itu) berada di rumah salah seorang keluarganya. Untuk Pelaku sendiri mengalami luka robek pada bagian paha sebelah kiri,” tuturnya.

Saat ini Pelaku berikut barang bukti sudah diamankan di Mapolsek Jebus untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara jenazah korban telah dibawa ke kampung halamannya di Sumatera Selatan untuk dimakamkan oleh pihak keluarga. (**)

 

 

  • Bagikan