400

Tak Sekadar Touring, BMB Bawa Sembako untuk 35 Mustahiq di Parittiga

  • Bagikan
Biker Muslim Babel (BMB), berbagai saat Touring Dakwah Sosial menuju Pantai Siangau, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (12/9/2026) siang.
Biker Muslim Babel (BMB), berbagai saat Touring Dakwah Sosial menuju Pantai Siangau, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (12/9/2026) siang.

PARITTIGA, BABELHITS.COM – Touring tak selalu soal perjalanan dan berkendara bersama. Bagi Biker Muslim Babel (BMB), perjalanan juga menjadi kesempatan untuk berbagi dan memberikan manfaat kepada masyarakat.

 

Biker Muslim Babel (BMB), berbagai saat Touring Dakwah Sosial menuju Pantai Siangau, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (12/9/2026) siang.
Biker Muslim Babel (BMB), berbagai saat Touring Dakwah Sosial menuju Pantai Siangau, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (12/9/2026) siang.

Semangat itu diwujudkan BMB saat menggelar Touring Dakwah Sosial menuju Pantai Siangau, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (12/9/2026) siang.

Di tengah perjalanan, komunitas tersebut menyambangi Masjid Al Barokah, Desa Puput, dan menyalurkan bantuan sembako kepada 35 mustahiq.

Kegiatan sosial ini menjadi bagian dari agenda BMB yang rutin dilakukan bersamaan dengan aktivitas touring. Bantuan diberikan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan.

Wakil Ketua Biker Muslim Babel, Harziki, mengatakan bantuan yang disalurkan mungkin tidak besar nilainya. Namun, dia berharap bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan para penerima.

“Memang bantuan yang kami berikan tidak seberapa, tetapi mudah-mudahan bisa membantu dan bermanfaat bagi para mustahiq,” kata Harziki, di Masjid Al Barokah, Sabtu (12/9/2026).

Menurut Narziki, kegiatan BMB tidak berhenti pada pembagian sembako. Komunitas tersebut juga berupaya menjangkau masyarakat di wilayah pelosok melalui berbagai kegiatan sosial.

Di antaranya menyalurkan buku, membersihkan masjid, membersihkan kawasan wisata, serta melakukan kegiatan sosial lainnya.

“Kami berharap BMB bukan hanya sekadar komunitas motor. Setiap kegiatan yang kami lakukan sebisa mungkin harus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Harziki menuturkan, konsep touring dakwah sosial sengaja dikembangkan agar aktivitas komunitas tidak hanya berorientasi pada perjalanan dan berkendara.

Melalui kegiatan tersebut, BMB ingin menjadikan setiap perjalanan sebagai ruang untuk berbagi, berdakwah, sekaligus memperkuat kepedulian terhadap sesama.

“Jadi, touring ini bukan sekadar aktivitas komunitas. Kami ingin perjalanan ini juga menjadi sarana berbagi, berdakwah, dan memberikan manfaat bagi sesama,” kata Harziki.

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *