Kakek 60 Tahun Hilang Usai Pergi ke Kebun, Tim Gabungan Sisir Sungai Butun

  • Bagikan

KELAPA — Tim gabungan dari Polsek Kelapa Polres Bangka Barat bersama Basarnas Mentok, personel Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung, pemerintah desa dan masyarakat melakukan pencarian terhadap seorang petani yang dilaporkan hilang di Dusun Pisang, Desa Tugang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat.

Korban diketahui bernama Kamaludin (60), warga Dusun Tugang, Desa Tugang. Ia dilaporkan belum kembali ke rumah setelah pergi berkebun pada Rabu (3/6/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban berangkat ke kebun yang berada tidak jauh dari Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Butun. Namun hingga sore sekitar pukul 18.00 WIB, korban tidak kunjung pulang sehingga keluarga mulai melakukan pencarian.

Anak dan menantu korban kemudian mendatangi lokasi kebun. Saat tiba di lokasi, mereka hanya menemukan sepeda yang biasa digunakan korban sehari-hari terparkir tidak jauh dari aliran Sungai Butun.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak terkait. Menindaklanjuti laporan itu, Polsek Kelapa bersama unsur terkait langsung membentuk tim gabungan untuk melakukan pencarian di lokasi terakhir korban diketahui berada.

Sejak Kamis (4/6/2026) pagi, tim gabungan yang terdiri dari Bhabinkamtibmas Desa Tugang, Pemerintah Desa Tugang, Basarnas Mentok, Polairud Polda Kepulauan Bangka Belitung dan masyarakat setempat mulai melakukan penyisiran di area perkebunan, tepian sungai hingga sejumlah titik yang diduga menjadi jalur aktivitas korban.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan kepolisian terus berkoordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat guna memaksimalkan pencarian.

“Kami bersama Polsek Kelapa terus berkoordinasi dengan Basarnas, Polairud, pemerintah desa dan masyarakat dalam proses pencarian ini. Seluruh unsur bergerak bersama melakukan penyisiran di lokasi yang diduga menjadi titik terakhir keberadaan korban,” kata Yos, Kamis (4/6/2026).

Menurutnya, pencarian tersebut merupakan bentuk respons cepat aparat bersama unsur terkait dalam membantu masyarakat yang tengah mengalami musibah.

“Kami berharap korban dapat segera ditemukan sehingga memberikan kepastian bagi keluarga. Polres Bangka Barat akan terus mendukung proses pencarian sampai membuahkan hasil,” ujarnya.

Yos juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan korban agar segera menyampaikan kepada petugas di lapangan maupun kepada kepolisian terdekat.

Hingga Kamis siang, proses pencarian masih terus berlangsung. Tim gabungan masih melakukan penyisiran di sekitar Sungai Butun dan kawasan perkebunan Dusun Pisang.

Pencarian tersebut menjadi bentuk sinergi antara Polri, Basarnas, pemerintah desa dan masyarakat dalam upaya kemanusiaan untuk membantu warga yang tengah menghadapi musibah. (**)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *