Ambulans Puskesmas Sekarbiru Tabrak Pemotor Hingga Meninggal, Dugaan Sementara Pecah Ban Depan

  • Bagikan
Ambulans Puskesmas Sekarbiru terlibat kecelakaan maut di Dusun Kadur, Desa Balolaut, Mentok, Bangka Barat.
Ambulans Puskesmas Sekarbiru terlibat kecelakaan maut di Dusun Kadur, Desa Balolaut, Mentok, Bangka Barat.

MENTOK – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Kadur Dalam, Desa Belo Laut, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, pada Jumat (8/8/2025) sekira pukul 11.20 WIB.

Kecelakaan maut tersebut melibatkan satu unit mobil ambulans dan pengendara sepeda motor. Akibatnya, pengendara motor meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban yang menggonceng dia anaknya tersebut mengalami cedera kepala dan mengalami pendarahan melalui hidung, mulut dan telinga.

Kemudian mengalami patah pergelangan tangan kiri, patah tulang betis kaki kanan dan meninggal dunia.

Kiki, salah seorang warga setempat mengatakan kecelakaan tersebut diduga mobil ambulans yang mengalami pecah ban sehingga hilang kendali dan menabrak pengendara motor berinisial SA (38).

“Berdasarkan informasi tadi ambulans pecah ban oleng terus menghantam motor. Infonya baru jemput anak sekolah yang korban tadi. Pas kejadian mungkin sepi karena mau shalat jumat,” ujarnya.

Kiki menambahkan, korban SA kemudian dibawa petugas dan warga sekitar kejadian ke RSUD Sejiran Setason.

“Langsung dibawa ke rumah sakit. Untuk Mobil Ambulance Suzuki APV warna Silver nomor polisi BN-9505-RZ dan Sepeda Motor Honda Scoopy warna Coklat Cream nomor polisi BN-5336-DF,” katanya.

Kasat Lantas Polres Bangka Barat, AKP Ramos Gapita Siregar menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan awal yang dihimpun dari lokasi, dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah pecah ban depan pada mobil ambulans.

Sehingga mengakibatkan kendaraan keluar jalur dan menabrak pemotor dari arah berlawanan.

“Dugaan sementara, ambulans yang datang dari arah Dusun Kadur Dalam menuju RSUD mengalami pecah ban, sehingga pengemudi kehilangan kendali dan kendaraan bergerak ke kanan, lalu menabrak sepeda motor yang dikendarai oleh korban,” ujar AKP Ramos.

Pengendara sepeda motor, Soliati Addiah (38), warga Dusun 2, Air Belo, mengalami luka berat pada bagian kepala dan tubuh serta meninggal dunia di tempat kejadian.

Sementara dua penumpang motor yang masih anak-anak, yakni Sabrina Aica (12) dan Wardana Kesuma (14), mengalami luka ringan.

Sementara itu, seluruh penumpang dalam mobil ambulans termasuk supir, dua bidan, pasien pasca melahirkan, dan suaminya tidak mengalami luka.

AKP Ramos menambahkan bahwa pihak kepolisian telah melakukan serangkaian tindakan awal, termasuk mendatangi TKP, olah TKP, mengamankan barang bukti kendaraan, dan mendata korban serta saksi.

Petugas juga tengah mendalami kondisi teknis kendaraan dan kelengkapan dokumen pengemudi.

“Kami masih terus mendalami penyebab pasti kecelakaan. Saat ini kedua kendaraan sudah diamankan sebagai barang bukti dan akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tegasnya.

Polres Bangka Barat mengimbau kepada masyarakat agar senantiasa memeriksa kondisi kendaraan sebelum berkendara, terutama kendaraan operasional seperti ambulans. (**)

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *