HomeIndeks

Rutan Muntok Migrasikan Faskes WBP ke Klinik Pratama Armelia, Perkuat Layanan Kesehatan

  • Bagikan

BABELHITS.COM, MENTOK — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Muntok, Kabupaten Bangka Barat, melakukan migrasi massal fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) bagi seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) ke Klinik Pratama Armelia Rutan Muntok. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat sistem pelayanan kesehatan serta menjamin pemenuhan hak kesehatan para warga binaan.

Kepala Rutan Muntok, Andri Ferly, mengatakan penataan fasilitas kesehatan tersebut bertujuan menciptakan pelayanan yang lebih efektif dan terintegrasi, sekaligus menyesuaikan rasio jumlah pasien dengan tenaga medis agar lebih proporsional.

“Melalui pemusatan FKTP ke Klinik Pratama Armelia, pengawasan terhadap standar mutu pelayanan kesehatan dapat dilakukan lebih optimal. Selain itu, distribusi logistik medis bagi WBP juga menjadi lebih terukur dan terkontrol,” kata Andri Ferly, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, rasio pelayanan yang ideal akan mendukung kualitas layanan kesehatan bagi warga binaan. Kondisi kesehatan yang baik juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan program pembinaan sehingga para WBP dapat lebih produktif saat kembali ke tengah masyarakat.

“Migrasi faskes ini bukan sekadar perpindahan administrasi layanan kesehatan, melainkan bagian dari reformasi internal Rutan Muntok untuk memastikan pelayanan publik berjalan selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat, Syafe’i Rangkuti, menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk memperoleh akses layanan kesehatan yang bermutu, termasuk warga binaan di dalam rutan.

Ia menjelaskan, pengalihan seluruh peserta aktif BPJS Kesehatan di lingkungan WBP ke Klinik Pratama Armelia dilakukan guna memastikan seluruh layanan kesehatan yang dibutuhkan dapat dijamin secara optimal oleh BPJS Kesehatan.

“Langkah ini juga mendukung komitmen pemerintah daerah dalam mempertahankan capaian Universal Health Coverage (UHC) yang inklusif, sekaligus mempercepat penanganan apabila terdapat warga binaan yang memerlukan layanan medis darurat,” katanya.

Pihaknya juga memastikan akan terus bersinergi dengan Klinik Pratama Armelia Rutan Muntok agar standar pelayanan kesehatan tetap terjaga dan berjalan sesuai ketentuan.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bangka Barat, Hendri Carmanto, menyebut kolaborasi tersebut sebagai langkah strategis dalam menjamin terpenuhinya hak layanan kesehatan bagi warga binaan sesuai regulasi yang berlaku.

“Dengan terdaftarnya seluruh WBP di Klinik Pratama Armelia, mereka memperoleh perlindungan kesehatan yang sah melalui BPJS Kesehatan. Apabila sewaktu-waktu membutuhkan penanganan medis, proses pelayanan dan rujukan dapat dilakukan lebih cepat dan efektif,” ujar Hendri. (**)

  • Bagikan