Nelayan Mentok Hilang Saat Melaut, Tim SAR Gabungan Perluas Area Pencarian

  • Bagikan
Tim SAR Gabungan cari nelayan keranggan yang hilang di Perairan Mentok, Kabupaten Bangka Barat. (Ist)
Tim SAR Gabungan cari nelayan keranggan yang hilang di Perairan Mentok, Kabupaten Bangka Barat. (Ist)

BABELHITS.COM, MENTOK — Tim SAR Gabungan hingga kini belum menemukan keberadaan seorang nelayan asal Kelurahan Keranggan, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang dilaporkan hilang saat melaut.

Nelayan bernama Adnan Sahid (67) tersebut diketahui hilang kontak sejak Kamis, 8 Januari 2026, sekitar pukul 16.00 WIB. Korban berangkat melaut menggunakan perahu kayu menuju lokasi penangkapan ikan, namun tidak kembali hingga saat ini.

Komandan Unit Pos SAR Mentok, Fajar Permana, mengatakan upaya pencarian telah dilakukan selama tiga hari berturut-turut, namun hingga Minggu, 11 Januari 2026 petang, korban belum berhasil ditemukan.

“Pencarian masih terus kami lakukan. Hingga saat ini baru ditemukan jaring yang diduga milik korban,” ujar Fajar kepada wartawan, Minggu sore.

Ia menjelaskan, jaring tersebut ditemukan sekitar delapan mil dari Pantai Batu Rakit, Mentok. Lokasi penemuan itu menjadi salah satu titik fokus penyisiran Tim SAR Gabungan.

Fajar menambahkan, pencarian akan kembali dilanjutkan pada Senin, 12 Januari 2026, dengan memperluas area penyisiran di perairan Mentok hingga ke arah Karang Pedrik.

“Besok pencarian akan kami maksimalkan dengan memperluas area penyisiran dari perairan Mentok menuju Karang Pedrik,” katanya.

Menurut Fajar, kondisi cuaca menjadi salah satu kendala utama dalam proses pencarian. Hujan disertai gelombang laut yang cukup tinggi menyebabkan jarak pandang terbatas sehingga menyulitkan pencarian secara visual.

Selain itu, pihaknya juga telah menyebarkan informasi kepada sejumlah desa pesisir yang diduga berada di jalur pergerakan korban. Warga diminta segera melapor apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

“Kami sudah menginformasikan ke beberapa desa pesisir. Jika ada yang menemukan korban, diminta segera menghubungi Tim SAR,” pungkasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *