Dinkes Babar Pastikan Berobat Gratis Tetap Ada, Meski Bupati Berganti

  • Bagikan
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat, Muhammad Safi'i Rangkuti
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Barat, Muhammad Safi'i Rangkuti

BABELHITS.COM, BABAR — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka Barat (Babar) menepis isu adanya program berobat gratis akan dihilangkan dan dihapuskan apabila ada pergantian kepala daerah Jelang Pemilihan Suara Ulang (PSU).

Kepala Dinkes Babar, Muhammad Safi’i Rangkuti mengatakan, tidak masalah dalam pelaksanaan program berobat gratis tersebut. Baik pada tahun 2024 kemarin atau tahun 2025 ini. Seluruh lapisan masyarakat tetap menikmati program berobat gratis tersebut.

“Masih berjalan aktif seperti biasa dan gratis semua. Sampai saat ini masih aman. Tetap kita anggarkan sampai akhir tahun. Masyarakat jangan begitu khawatir, tidak ada masalah dengan program ini dan semuanya baik-baik saja,” ungkapnya, Senin (3/3/2025).

Sementara itu, Direktur RSUD Sejiran Setason, Babar, dr Ratnosoppi turut berkomentar ketika dihubungi terkait isu program berobat gratis tersebut santer akan dihapuskan. Apabila nanti ada pergantian kepala daerah sesuai isu liar yang beredar di lapangan.

“Waalaikumsalam bang. Nah kami sebatas pelaksana pelayanan kesehatan atau yankes rujukan program JKN tersebut. Untuk kebijakan ada di Pemda Babar dan OPD terkait yang membidangi,” jawabnya singkat saat dihubungi via pesan Whatsapp.

Sebelumnya, jelang Pemilihan Suara Ulang (PSU) pada 4 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Desa Sinar Manik, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat (Babar). Isu liar yang kurang tepat terus bertebaran di kalangan masyarakat daerah itu.

Apalagi isu mengenai program berobat gratis dan penggunaan BPJS tidak akan berlanjut. Santer isu liar tersebut beredar di lapangan. Menanggapi hal itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Babar, Deddi Wijaya memberikan komentarnya.

“Masyarakat Babar jangan khawatir ya dengan keberlanjutan program BPJS, menjelang PSU 4 TPS di Desa Sinar Manik. Karena semakin banyak isu-isu yang menyatakan program BPJS tidak akan berlanjut jika salah satu paslon menang,” ujarnya, Senin (3/3/2025).

“Atau salah satu paslon itu kalah. Perlu diketahui oleh masyarakat luas siapapun kepala daerah yang nanti terpilih tidak berpengaruh dengan jalan atau tidaknya berobat gratis. Seluruh masyarakat Babar wajib mengetahui kondisi yang sebenarnya,” tambah dia. (**)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *