‎‎1300

Pemkab Babar Bakal Panggil 257 Honorer yang Dirumahkan

  • Bagikan
Sekretaris Bangka Barat, Muhammad Soleh
Sekretaris Bangka Barat, Muhammad Soleh

BABELHITS. COM, BANGKA BARAT – Sekretaris Bangka Barat, Muhammad Soleh akan memanggil 257 pegawai honorer yang dirumahkan Pemkab Bangka Barat sejak 1 Januari 2025 lalu.

Mereka yang dirumahkan ini berasal dari kategori waktu kerja yang kurang dari dua tahun bekerja sebagai honorer di Pemkab Bangka Barat.

Kata Soleh mengatakan ratusan honorer yang sempat dirumahkan, bakal kembali diizinkan untuk bekerja, usai dirinya dan Sekda se-Babel berkonsultasi ke Kemenpan RB, Rabu (8/1/2025) kemarin.

“Jadi sambil menunggu kebijakan lebih lanjut, hari ini kita panggil semua kepala OPD, menyampaikan yang kemarin dirumahkan kembali bekerja,” kata Sekda Bangka Barat, M Soleh, Kamis (9/1/2025).

Sekda menyampaikan alasan honorer yang sempat dirumahkan kembali bekerja. Karena menurutnya, setelah adanya arahan dan petunjuk memperbolehkan honorer tersebut kembali bekerja. Sehingga Pemkab Bangka Barat berani mengambil kebijakan tersebut.

“Alasan kita dapat semacam arahan, petunjuk itu, telah dianggarkan ya. Sambil menunggu keputusan lebih lanjut. Mereka bukan penyedia jasa lainnya perorangan (PJLP), tapi dilanjutkan honorer dengan gaji penganggaran yang telah siapkan,” ujarnya.

Terkait gaji ratusan honorer yang kembali bekerja, dikatakan Soleh telah dianggarkan oleh Pemkab Bangka Barat. Namun terkait adanya pengurangan atau tidak, bakal dibahas di tim anggaran pemerintah daerah.

“Kita nanti akan bahas di TAPD, jadi tidak ada yang dirumahkan kecuali usianya di atas 58 tahun. Jadi ini kabar baik setelah pulang kunjungan dari Kemenpan RB. Honorer tetap bekerja, bekerja dengan sebaik-baiknya jaga disiplin,” kata Soleh.

Sementara untuk seleksi PPPK tahap pertama, telah dilakukan oleh Pemkab Bangka Barat dan selanjutnya seleksi tahap kedua bakal dilaksanakan dalam waktu dekat.

“Untuk yang masuk data base kemarin sudah mengikuti tahap pertama seleksi PPPK, seleksi kedua nanti yang tidak masuk data base, mereka mengikuti seleksi tahap kedua,” terangnya. (**)

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *