Pedagang Es di Bangka Barat Tewas Diduga Dikeroyok, Polisi Kejar Pelaku

  • Bagikan
Foto ilustrasi pengeroyokan/ Dok Internet
Foto ilustrasi pengeroyokan/ Dok Internet

BABELHITS.COM, BANGKA BARAT – Apriyadi (29) warga Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dikabarkan tewas usai diduga dikeroyok orang tak dikenal, pada Senin (8/7/2024) tadi malam.

Belum diketahui pasti motif dari pengeroyokan itu. Kejadian itu terjadi setelah korban pulang dari sebuah acara hiburan malam di Desa Airbulin.

Informasi yang beredar di masyarakat pun masih simpang siur. Ada yang mengatakan Sirin, sapaan akrab korban tewas sepulang dari berdagang minuman Pop Ice Cappucino.

Di mana, keseharian korban memang berdagang minuman di Kelurahan Kelapa. Tepatnya di seberang Indomaret yang ada di Kelurahan Kelapa, di samping Kantor FIF Group.

Ada juga yang menyebutkan bahwa korban sedang tidak berdagang. Hanya menonton saja acara hiburan malam yang berlangsung di Desa Airbulin tersebut.

Tempat Kejadian Perkara (TKP) korban tewas juga masih belum tahu persis di mana. Beberapa sumber menyebut, bahwa korban tewas dikeroyok di ujung Desa Airbulin. Beberapa lagi menyebut lokasinya terjadi di perbatasan antara Desa Kacung dan Dendang.

Sementara itu, Kades Kacung, Dimas Darmawansyah membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun dia belum bisa memastikan lebih lanjut berkaitan dengan insiden itu terjadi di mana.

“Jadi berita ini masih simpang siur, kita masih melakukan pendalaman dengan pihak kepolisian. Jadi kami belum bisa memberikan keterangan. Jadi banyak versi, belum tahu kami untuk menjawab itu,” ujar Dimas saat dikonfirmasi, Selasa (9/6/2024) siang.

Ia mengatakan, berkaitan dengan kabar yang menyebut ada keterlibatan warga Kacung dalam insiden ini, hal tersebut masih didalami juga. Para terduga pelaku, kata dia, masih didalami siapa saja dan berapa banyak pelakunya. Serta dari desa mana saja.

Kasatreskrim Polres Babar AKP Ecky Widi Prawira seizin Kapolres AKBP Ade Zamrah saat dikonfirmasi juga membenarkan peristiwa itu. Kata Ecky, pihaknya saat ini masih melakukan pendalaman. Serta mencari para terduga pelaku yang terlibat.

“Kita lagi kejar para pelaku,” ujar Ecky saat dikonfirmasi sejumlah wartawan melalui pesan Whatsapp. (**)

 

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *