3 Titik Jalan yang Putus di Desa Cupat-Teluk Limau, Selesai Diperbaiki Dinas PUPR Babar

  • Bagikan
Caption: Ruas jalan penghubung Desa Cupat-Teluk Limau, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, yang terpusat sudah diperbaiki, Selasa (23/1/2024).
Caption: Ruas jalan penghubung Desa Cupat-Teluk Limau, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, yang terpusat sudah diperbaiki, Selasa (23/1/2024).

BANGKA BARAT, BABELHITS.COM – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bangka Barat, telah memperbaiki sejumlah ruas jalan di Desa Cupat-Teluk Limau yang roboh akibat banjir beberapa pekan lalu.

Perbaikan tiga titik infrastruktur rusak itu dipantau langsung oleh Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming. Dalam perbaikan jalan itu, Pemkab Babar melibatkan, BPBD, kecamatan, forkopimda dan TNI/Polri serta lainnya.

“Dari data kita setelah kejadian tanggal 14 Januari 2024 kemarin sebenarnya ada empat titik yang rusak. Sampai hari ini, alhamdulillah dari empat titik itu, tiga di antaranya sudah kami bangun dan selesaikan,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Babar, Novianto, Selasa (23/1/2024) siang.

Sementara satu titik lainnya, kata Novi, sapaan akrabnya diintervensi melalui anggaran pemeliharaan. Titik tersebut kemudian dibangun box culvert yang sudah disediakan sebelumnya untuk mengantisipasi ada bencana alam dan membuat kerusakan fasilitas umum.

“Untuk satu dua hari ini akses jalan itu sudah bisa dilakukan. Walaupun titik yang rusak-rusak tadi bukan jalan utama, ada banyak alternatif lain, tetapi ini tetap kita upayakan agar warga dari Cupat dan Teluklimau bisa beraktivitas seperti biasanya,” ungkapnya.

Ditambahkannya, pembangunan dalam bentuk baru, atau secara permanen harus dilakukan pada titik tersebut. Makanya memerlukan waktu di tengah musim hujan yang kerap melanda. Di mana untuk titik tersebut berada di daerah administrasi Desa Teluklimau.

“Titik itu masuk daerah tambang Desa Teluklimau. Jadi bangun box culvert ini kami gunakan anggaran pemeliharaan rutin yang telah disiapkan sebelumnya untuk mengantisipasi ada bencana alam dan membuat kerusakan fasilitas umum. Jadi swakelola langsung dinas kita yang mengerjakan,” ucapnya. (**)

 

 

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *