Geger! Sesosok Mayat Ditemukan Tergeletak di Pinggir Pantai Peltim, Ternyata Seorang Guru

  • Bagikan
Tim Gabungan mengevakuasi mayat yang ditemukan tergeletak di pesisir Pantai Peltim Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Senin (15/1/2024) malam. (Ist/Polres Bangka Barat)
Tim Gabungan mengevakuasi mayat yang ditemukan tergeletak di pesisir Pantai Peltim Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Senin (15/1/2024) malam. (Ist/Polres Bangka Barat)

BANGKA BARAT, BABELHITS.COM – Warga Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Bangka Belitung digegerkan dengan penemuan mayat laki-laki yang tergeletak di pesisir Pantai Peleburan Timah (Peltim), Mentok, Senin (15/1/2024) malam.

Jenazah yang ditemukan warga merupakan seorang guru yang mengajar di Sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Mentok, bernama Sunaryo (55) warga Tegalrejo, Kelurahan Sungai Baru, yang kesehariannya memang rutin menjaring ikan di pantai tersebut.

“Pak Sunaryo, dia ini guru memang hobi nyari ikan, tiap hari lah mukat pinggir, ngarung, jalan kaki. Saya hari ini nggak pergi, dapat kabar malam ini tadi lah,” kata Rozali (57) rekan korban, Senin (15/1/2024) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, mayat laki-laki dewasa itu pertama kali ditemukan oleh Rian. Saat itu, lelaki berusia 46 tahun itu baru saja pulang ke rumah usai mencari ikan di sekitar lokasi.

“Saya lagi pulang mencari ikan dengan pukat, tiba-tiba melihat ada mayat itu. Nggak kenal, kondisinya sudah kayak gitu. Setelah itu saya pulang dulu takut karena nggak ada orang. Rupanya ada orang pergi mancing ke sini,” ujar Rian.

“Orang mancing itu sudah ngomong ke Satpam baru ke sini ngajak kawan ke sini. Baru nelepon polisi setelah itu dan baru ramai-ramai datang ke sini untuk melihat secara jelas kondisi mayat dan membantu evakuasi,” sambungnya.

Ia mengatakan, semasa hidup korban memang sering mencari ikan dengan alat tangkap pukat di sekitar lokasi. Namun, laki-laki tersebut bukan berasal dari kelompok nelayan mereka.

“Iya, dia sering mukat di sini, tapi bukan kelompok kami. Sama kami juga di pinggir. Lepas maghrib la dekat azan Isya. Dia gak ada kawannya, sendiri. Airnya nggak dalam, pukat dia masih ada di situ,” ungkapnya Rian.

Selanjutnya, Tim Gabungan dari BPBD, Polres Bangka Barat dan pihak PT Timah Mentok langung mengevakuasi mayat tersebut ke RSUD Bangka Barat untuk dilakukan Visum Et Repertum.

Kasat Polairud, Polres Bangka Barat, Iptu Yudi Lasmono mengatakan usai kejadian itu, Tim Gabungan langsung mengevakuasi mayat ke RSUD Sejiran Setason.

Kata Yudi, saat diperiksa sesosok laki-laki tersebut dalam keadaan sudah tidak bernyawa, selanjutnya saksi melaporkan hal tersebut ke warga setempat untuk meminta bantuan.

“Saat ditemukan oleh warga korban dalam keadaan terdampar dan korban juga sering melakukan aktivitas mencari atau muket ikan di pantai peltim,” ujar Iptu Yudi Lasmono.

Ditambahkannya, almarhum juga ada mengalami gangguan kesehatan selanjutnya korban di bawah ke RSUD Bangka Barat dilakukan Visum Et Repertum oleh personil Sat Polairud beserta keluarga korban.

“Identitas Korban SU (55) warga Lapangan Golf kelurahan Sungai Baru Kecamatan Mentok, Bangka Barat,” sebutnya.

Kasat Polairud mengimbau kepada masyarakat dan para nelayan untuk saat ini cuaca ekstrim agar berhati-hati seandainya ada melakukan kegiatan aktivitas di laut

“Kami dari Sat Polairud menghimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati untuk melakukan kegiatan di laut karena untuk saat ini cuaca masih ekstrem,” tutupnya. (**)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *