Jalan Penghubung Desa Cupat-Teluk Limau Terputus, Air Meluap dari Tambak Udang

  • Bagikan
Jalan Desa Cupat, Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung yang putus saat diguyur hujan lebat, pada Minggu (14/1/2024).(Dok/Istimewa)
Jalan Desa Cupat, Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung yang putus saat diguyur hujan lebat, pada Minggu (14/1/2024).(Dok/Istimewa)

BANGKA BARAT, BABELHITS.COM — Ruas jalan penghubung Desa Cupat dan Desa Teluk Limau, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terputus akibat hujan deras melanda daerah itu, Minggu (14/1/2024).

Amblesnya jalan tersebut bukan hanya satu titik saja terdapat 3 titik jalan putus di ruas yang sama, mengakibatkan ruas jalan itu tidak bisa dilewati, sehingga warga harus memutar melewati jalur lainnya.

“Betul, ada salah satu ruas jalan antara Desa Teluklimau dan Cupat jebol usai dihantam banjir cukup deras. Airnya meluap dari Tambak Udang di sana. Ini dikarenakan dilanda hujan dengan cukup deras selama beberapa jam,” ujar Mamat warga sekitar.

Meski begitu, kata Mamat akses jalan menuju 2 desa itu masih bisa menggunakan ruas jalan lainnya untuk ke Kecamatan Parittiga. Sebab, akses yang terputus itu bukan jalan utama masyarakat.

“Itu memang jalan pintas, jadi warga itu masih bisa ke Parittiga lewat jalan lain. Kalau korban jiwa saya tidak tahu ada atau tidak. Saat saya di lokasi tidak ada. Mudah-mudahan tidak ada korban jiwa lah,” ujarnya.

Dia berharap, pemerintah daerah segera memperbaiki ruas jalan yang terputus itu. Atau paling tidak memasang rambu-rambu peringatan sehingga masyarakat tidak melintas terlebih dahulu melalui ruas jalan penghubung tersebut.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka Barat dan pihak kepolisian langsung terjun ke lokasi guna melihat situasi di tempat kejadian.

Kapolsek Jebus Kompol Albert Daniel Tampubolon mengatakan, berdasarkan hasil monitoring Bhabinkamtibmas Desa Teluk Limau beserta Pemdes Teluk Limau yakni Jalan Dari Dusun Pelawan menuju ke Desa Teluk Limau banjir yang mana terdapat arus yang cukup deras sehingga banyak kendaraan yang sulit untuk menyebrang.

“Kemudian di Jalan Perantau RT 14 Desa Teluk Limau terdapat 3 jembatan yang terputus, yang mana jembatan tersebut di gunakan warga Desa Teluk Limau untuk menyebrang ke Desa Cupat,” kata Kompol Albert.

Lanjut Albert, sedangkan untuk rumah warga ada beberapa yang tergenang banjir namun sudah berangsur surut. Situasi cuaca terus mendung dan hujan gerimis serta tidak menutup kemungkinan bila diguyur hujan deras akan merusak infrastruktur lainnya di Desa Teluk Limau. (**)

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *