‎‎1300

Pemuda di Tempilang Ditikam Ayah Tiri, Pelaku Kabur

  • Bagikan

BABELHITS.COM — Zelky Pratama (20) warga Desa Tempilang, Kecamatan Tempilang harus mendapatkan perawatan intensif dari tenaga medis. Lantaran mengalami luka tiduk di bagian perut setelah diduga ditikam, Zainuri (38) menggunakan sebilah pisau.

Peristiwa itu terjadi pada, Selasa (25/11/2025) sekitar pukul 20.00 WIB. Ketika itu Heni, ibu korban sekaligus istri pelaku, sedang memarahi anaknya yang masih kecil.

Pelaku yang merupakan ayah tiri Zelky saat itu sedang makan malam, merasa tersinggung dan membanting piring hingga menimbulkan suara gaduh.

Mendengar keributan tersebut, korban mendatangi lokasi dan berusaha menenangkan situasi serta membela ibunya.

Upaya korban justru memicu emosi pelaku. Kemudian mengambil pisau yang diselipkan di pinggangnya dan langsung menusukkan ke bagian perut kanan korban.

Setelah melakukan penusukan, pelaku melarikan diri ke arah belakang rumah dan hingga kini belum ditemukan.

Korban yang mengalami luka sedalam sekitar 6 cm segera dibawa keluarga bersama warga ke Puskesmas Tempilang.

Petugas medis menyebutkan luka korban cukup serius dan terdapat kekhawatiran infeksi karena pisau yang digunakan dalam kondisi berkarat.

“Dugaan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga sekaligus penganiayaan berat yang mengakibatkan korban mengalami luka tusuk di bagian perut. Pelakunya adalah ayah tiri korban dan saat ini dalam pengejaran,” jelas Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso.

Pihak kepolisian juga mengungkapkan bahwa hubungan antara korban dan pelaku selama ini memang sering terjadi pertengkaran.

Bahkan pemerintah desa bersama Bhabinkamtibmas Tempilang perna melakukan mediasi beberapa kali.

Pelaku dikenal sebagai pribadi tertutup dan tidak memiliki banyak interaksi dengan warga sekitar.

Saat ini korban dan ibunya telah dibawa ke rumah keluarga di Dusun Bubung Tujuh, Desa Sangku, untuk menghindari situasi yang tidak diinginkan.

Keluarga korban masih akan bermusyawarah terkait langkah hukum selanjutnya.

“Kami tetap melakukan upaya pencarian terhadap pelaku dan mengimbau masyarakat yang mengetahui keberadaan yang bersangkutan agar segera melapor ke Polsek Tempilang atau Polres Bangka Barat. Penanganan kasus ini tetap berjalan sesuai prosedur,” tambah Iptu Yos.

Polres Bangka Barat menegaskan komitmen untuk menindak tegas setiap bentuk kekerasan dalam rumah tangga dan meminta masyarakat tidak ragu melapor apabila menemukan peristiwa serupa. (**)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *