Waode Aryufita, Anak Nelayan Teluk Limau Membawa Baki Bendera Merah Putih di HUT RI Ke-80

  • Bagikan
Waode Aryufita Teluk Limau Membawa Baki Bendera Merah Putih di HUT RI Ke-80.
Waode Aryufita Teluk Limau Membawa Baki Bendera Merah Putih di HUT RI Ke-80.

MENTOK — Wajah Waode Aryufita tampak penuh percaya diri saat melangkah membawa baki bendera merah putih pada upacara HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Atletik Pemda Bangka Barat.

Siswi kelas XII SMA Negeri 1 Parittiga ini merupakan anak bungsu dari empat bersaudara.

Lahir pada 1 Januari 2009, Aryufita tumbuh dalam keluarga sederhana. Ayahnya, Laode Saona, bekerja sebagai nelayan, sementara sang ibu, Waode Suhuria, sehari-hari menjadi buruh tani.

Meski berasal dari keluarga dengan latar belakang sederhana, remaja asal Desa Teluk Limau, Parittiga itu mempunyai cita-cita yang begitu besar.

Dia ingin menjadi seorang polisi wanita (Polwan) dengan menempuh pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol).

Jika nantinya belum berhasil, ia menyiapkan opsi kedua dengan mengikuti jalur Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad).

“Habis lulus nanti, saya mau coba tes Akpol biar bisa jadi Polwan. Kalau lulus, itu hadiah terbesar untuk orang tua saya. Saya ingin membanggakan mereka dengan menjadi abdi negara,” ucapnya pada Minggu, 17 Agustus 2025.

Selain bercita-cita tinggi, Waode juga aktif di berbagai kegiatan. Ia memiliki hobi lari dan memasak, yang menjadi rutinitasnya di sela kesibukan belajar.

Bagi Waode, dipercaya sebagai pembawa baki pada upacara kemerdekaan merupakan kehormatan besar.

“Bangga sekali bisa dapat kesempatan ini. Rasanya tidak semua orang bisa merasakan. Saya berharap bisa terus berprestasi dan membanggakan orang tua,” tutupnya. (**)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *