‎‎1300

Telan Korban Jiwa, Ratusan Ponton Ilegal di Belembang Tetap Berjalan, Warga : Sudah Ada yang Menjamin

  • Bagikan
Foto: Aktivitas tambang timah inkonvensional di perairan Belembang, Desa Bakit, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat. (Babelhits.com)
Foto: Aktivitas tambang timah inkonvensional di perairan Belembang, Desa Bakit, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat. (Babelhits.com)

BABELHITS.COM, PARITTIGA — Sempat menelan korban jiwa di Perairan Belembang, Desa Bakit, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat. Namun, aktivitas tambang di wilayah tersebut tetap beroperasi.

Bahkan ratusan ponton tambang timah jenis tower diduga ilegal menghajar kawasan itu. Hampir sebulan belakangan ini, ponton di lokasi tersebut bekerja siang dan malam.

Diketahui aktivitas tambang timah, telah merenggut nyawa Irdianto (24), pada Sabtu (20/7/2024) lalu, setelah terkena hantaman kayu dan mengalami luka serius di bagian kepala.

Salah satu warga setempat yang tidak ingin namanya disebutkan mengatakan, untuk bekerja di perairan Belembang, Desa Bakit harus membayar uang masuk.

“Ratusan Ponton yang operasi di lokasi perairan Belembang. Sudah koordinasi dari orang desa Bakit. Jadi ponton yang masuk ke sana harus bayar ke desa Bakit dengan nominal tertentu,” ucapnya, Selasa (30/7/2024).

Menurut warga mereka dapat bekerja dengan aman di perairan tersebut, lantaran ada kolektor timah yang menjamin.

“Bekerja di sana aman karena ada kolektor yang tampung timahnya. Bos di Bakit ini lah. Ponton di sana kerja siang malam. Sudah lama hampir satu bulan ini,” katanya.

Kegiatan di perairan Belembang itu pernah dirazia aparat penegak hukum, namun untuk mengelabui petugas, para penambang bekerja malam hari.

“Lokasi ini juga sempat dirazia oleh pihak kepolisian. Karena razia siang kami kerja malam. Lumayan dapatnya ada ratusan kilo satu malam. Ada juga yang nggak dapat,” ujarnya. (**)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *