BANGKA BARAT, BABELHITS.COM – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat menyiapkan anggaran Rp 3 miliar hingga Rp 5 miliar untuk bonus atlet yang berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Bangka Belitung 2026. Atlet peraih medali emas dijanjikan bonus minimal Rp 20 juta.
Komitmen tersebut disampaikan Bupati Bangka Barat, Markus, saat melepas kontingen yang akan berlaga pada Porprov VII Babel. Sebanyak 22 cabang olahraga (cabor) dipersiapkan untuk mewakili Bangka Barat dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Markus mengatakan, besaran bonus bagi atlet peraih medali emas masih berpeluang meningkat. Namun, penetapan nominal akhirnya akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
“Untuk peraih medali emas, kita siapkan minimal Rp 20 juta untuk satu atlet. Namun, nominal ini masih bisa kita sesuaikan dengan kondisi keuangan daerah. Secara keseluruhan kita siapkan Rp 3-5 miliar,” ujar Markus, di gedung Graha Aparatur, Pemkab Babar, pada Rabu (3/11/2026).
Menurutnya, pemberian bonus tersebut merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah terhadap kerja keras, kedisiplinan, dan perjuangan atlet selama menjalani latihan hingga bertanding.
Dia berharap penghargaan itu dapat menjadi motivasi tambahan bagi para atlet untuk tampil maksimal dan membawa pulang prestasi terbaik bagi Bangka Barat.
Sementara itu, terkait bonus bagi atlet peraih medali perak dan perunggu, Markus menyebutkan nominalnya masih akan dibahas lebih lanjut.
“Untuk peraih medali perak dan perunggu, nanti kita koordinasikan dan diskusikan lebih lanjut. Prinsipnya, pemerintah daerah ingin memberikan apresiasi terbaik kepada atlet sesuai kemampuan anggaran yang tersedia,” katanya.
Markus menegaskan, pencapaian prestasi olahraga membutuhkan dukungan bersama, mulai dari pemerintah daerah, pelatih, pengurus cabang olahraga hingga masyarakat.
Dia berharap seluruh kontingen Bangka Barat dapat menjaga semangat juang dan sportivitas selama mengikuti Porprov VII Babel 2026.
Pemkab Bangka Barat juga berharap keikutsertaan dalam ajang tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan pembinaan olahraga daerah serta melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di tingkat lebih tinggi. (**)
