Bupati Bangka Barat dan Gubernur Babel Tinjau Arus Mudik di Pelabuhan Tanjung Kalian

  • Bagikan

Bupati Bangka Barat dan Gubernur Babel Tinjau Arus Mudik di Pelabuhan Tanjung Kalian

BABELHITS.COM — Bupati dan Wakil Bupati Bangka Barat bersama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, meninjau langsung arus mudik Idulfitri 2026 di Pelabuhan Tanjung Kalian, Kecamatan Mentok, Minggu, 15 Maret 2026.

Peninjauan ini turut didampingi Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T. Sihombing, Kapolres, serta Dandim 0431 Bangka Barat beserta jajaran.

Di lokasi, terlihat antrean panjang kendaraan roda empat hingga truk logistik yang mengular dari kawasan pelabuhan hingga buffer zone. Selain itu, penumpang pejalan kaki juga tampak memadati ruang tunggu sambil menanti keberangkatan kapal.

Bupati Bangka Barat, Markus, mengatakan sejumlah hal menjadi perhatian pemerintah provinsi, khususnya terkait antrean panjang kendaraan di Pelabuhan Tanjung Kalian.

“Kami sangat berterima kasih kepada pihak ASDP yang telah memperhatikan usulan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat untuk penambahan satu dermaga, agar proses bongkar muat bisa lebih cepat,” ujar Markus.

Ia menambahkan, saat arus mudik seperti ini, keberadaan kapal sangat dinantikan masyarakat yang ingin merayakan Idulfitri bersama keluarga.

“Di masa mudik ini, setiap kapal yang bersandar sangat dinantikan penumpang agar bisa berlebaran bersama keluarga dengan aman dan lancar,” katanya.

Markus menjelaskan, saat ini Pelabuhan Tanjung Kalian hanya memiliki satu dermaga sandar, sehingga menyebabkan antrean kendaraan cukup panjang untuk penyeberangan menuju Pelabuhan Tanjung Api-Api, Palembang, Sumatera Selatan.

Untuk mengantisipasi kepadatan, pemerintah daerah telah menyiapkan buffer zone sebagai tempat penampungan sementara penumpang sebelum diberangkatkan.

“Kami dari pemerintah daerah sudah menyiapkan buffer zone untuk menampung penumpang, agar tidak terjadi penumpukan di rest area maupun ruas jalan menuju pelabuhan. Fasilitas ini juga kami siapkan untuk kenyamanan, terutama bagi anak-anak dan perempuan,” jelas Markus.

Ia berharap ke depan, penambahan dermaga juga dapat dilakukan di Pelabuhan Tanjung Api-Api agar proses bongkar muat semakin cepat.

“Harapan kami di Tanjung Api-Api juga dapat ditambah menjadi dua dermaga, sehingga arus bongkar muat bisa lebih cepat,” ucapnya.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, berharap tidak terjadi lagi penumpukan kendaraan di pelabuhan, sehingga arus mudik dapat berjalan lebih lancar.

Ia juga menyoroti masih adanya penumpang yang harus menunggu lama akibat keterbatasan kapal dan proses bongkar muat yang memakan waktu.

“Ke depan kita harapkan tidak ada lagi penumpukan kendaraan, sehingga masyarakat bisa lebih cepat menyeberang dan tidak terlalu lama menunggu kapal,” ujar Hidayat. (**)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *