Thorcon Salurkan Bantuan Sembako bagi Warga Terdampak Banjir Bangka Tengah

  • Bagikan
Thorcon salurkan bantuan bagi warga terdampak banjir di Lubuk Besar. (ist)

Babelhits.com, Bangka Tengah – PT Thorcon Power Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak banjir di Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah. Hal tersebut sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap kondisi darurat yang terjadi di daerah itu.

Bantuan disalurkan kepada warga di Desa Lubuk Linguk, Desa Lubuk Pabrik, dan Desa Perlang, berupa paket kebutuhan pokok yang terdiri atas beras, mi instan, serta bahan konsumsi lainnya seperti kopi dan gula. Bantuan diberikan secara langsung kepada masyarakat terdampak, serta sebagian disalurkan melalui pemerintah desa setempat guna memastikan distribusi yang merata dan tepat sasaran.

Kepala Kantor Cabang Bangka PT Thorcon Power Indonesia, Novi Adriyanto, menyampaikan bahwa keterbatasan akses akibat genangan air masih menjadi tantangan di lapangan.

“Beberapa ruas jalan masih belum dapat dilalui kendaraan karena genangan air yang cukup tinggi. Dalam kondisi seperti ini, kami berupaya hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat,” ujarnya.

Banjir yang melanda wilayah Lubuk Besar sejak Jumat (9/1/2026), akibat intensitas hujan yang tinggi. Genangan air menyebabkan terputusnya akses transportasi serta terendamnya rumah warga di sejumlah desa. Meskipun air mulai surut sejak Minggu, (11/1/2026), namun genangan di beberapa titik masih menyulitkan mobilitas masyarakat.

Salah satu ruas jalan utama yang menghubungkan Desa Lubuk Linguk dengan pusat kecamatan dilaporkan lumpuh total, dengan ketinggian air mencapai dada orang dewasa, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.

Data BPBD Provinsi Kepulauan Babel mencatat sedikitnya 148 kepala keluarga terdampak banjir, dengan proses pendataan yang masih terus diperbarui. Sejumlah warga Desa Lubuk Pabrik hingga kini masih mengungsi, sementara warga Desa Lubuk Linguk dan Desa Lubuk Besar mulai kembali ke rumah seiring surutnya genangan air.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menyampaikan bahwa sistem drainase di sejumlah wilayah tidak mampu menampung peningkatan debit air hujan, sehingga menimbulkan genangan di jalan utama dan kawasan permukiman.

“Kondisi cuaca saat ini masih ekstrem, kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati hati,” ujarnya.

Dalam penanganan darurat, pemerintah daerah berkoordinasi dengan unsur TNI Polri, BPBD, relawan, serta sektor swasta. Sejumlah langkah dilakukan, antara lain pendirian posko darurat dan dapur umum, distribusi paket sembako, serta penyediaan suplai air bersih guna memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Selain penyaluran bantuan, pemerintah daerah juga mengerahkan alat berat untuk melakukan normalisasi alur sungai yang mengalami penyempitan, sebagai upaya mempercepat aliran air dan mengurangi risiko banjir susulan akibat cuaca ekstrem.

Hingga kini, penanganan darurat masih berlangsung dengan fokus pada pemulihan akses, pendataan kerusakan rumah warga, serta pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, sembari terus memantau perkembangan kondisi cuaca di wilayah tersebut.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *