‎‎1300

Miris! 80 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Komdigi Ajak IRT dan Generasi Muda Jadi Relawan Tingkatkan Literasi Digital

  • Bagikan
Komdigi.go.id/80 Ribu Anak Terpapar Judi Online, Komdigi Genjot Literasi Digital

Babelhits.com, Jakarta Utara (Nasional) – Kementerian Komunikasi dan Digital meningkatkan pelatihan literasi digital bagi masyarakat untuk memerangi judi online.

 

Menkomdigi Meutya Hafid menyatakan saat ini sudah lebih dari 80 ribu anak-anak terpapar judi online.

 

Oleh karena itu, Meutya Hafid mengajak ibu rumah tangga dan generasi muda menjadi relawan literasi digital untuk memerangi berbagai kejahatan siber, terutama judi online.

 

“Kita juga ingin elemen anak muda yang memang melek digital untuk juga membantu memerangi kejahatan-kejahatan siber. Jadi tidak cuma judi online sebetulnya. Tapi seluruh kejahatan-kejahatan di dunia maya,” ungkapnya di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Intiland Teduh Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa lalu (12/11/2024).

 

Meutya Hafid menyatakan keberadaan relawan literasi digital diperlukan untuk memberikan pengetahuan tentang literasi digital kepada masyarakat di seluruh daerah di Indonesia.

 

Menurutnya, Kementerian Komdigi terus melakukan literasi digital terutama di daerah dengan tingkat korban judi online tinggi.

 

“Kita cari memang daerah-daerah yang memang terkonsentrasi di situ kita pahami bahwa aktivitas judi online dan pinjaman online-nya tinggi,” tegasnya.

 

Kementerian Komdigi juga menggandeng tokoh agama dan masyarakat untuk memberikan pemahaman tentang bahaya judi online.

 

“Kemarin di NTT dengan tokoh agama Kristiani, dan sekarang dengan di sini paling banyak muslim, jadi yang kita libatkan juga tadi Ustadz Maulana,” tuturnya.

 

Menteri Meutya Hafid menyatakan Kementerian Komdigi terus berbenah untuk memperbaiki sistem aduan masyarakat terhadap konten-konten yang melanggar aturan.

 

“Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, terutama ibu-ibu, dapat memberantas judi online hingga ke ruang-ruang privat di dalam lingkungan keluarga,” harapnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *