Forkopimda Babar Bersihkan Pasar Mentok, Cipta Lingkungan Sehat dan Bebas Banjir

  • Bagikan
Petugas sedang membersihkan lingkungan Pasar Rakyat Mentok, Kamis (7/12/2023). (Ist/Diskominfo Babar).
Petugas sedang membersihkan lingkungan Pasar Rakyat Mentok, Kamis (7/12/2023). (Ist/Diskominfo Babar).

BABELHITS.COM, BANGKA BARAT – Khawatir bencana banjir melanda serta upaya jaga lingkungan tetap sehat, di Kecamatan Mentok, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dan TNI/Polri, bersihkan Pasar Rakyat Mentok.

Kegiatan karya bakti sosial itu dilakukan, Kamis (7/12/2023). Pegawai, personel Kodim 0431/Bangka Barat dan Polres serta warga mulai mengumpulkan sampah yang berserakan di lokasi.

Selain itu, rumput liar yang menutupi parit (bandar) juga dibersihkan. Guna mencegah bencana banjir yang dikhawatirkan melanda wilayah Kecamatan Mentok dan sekitarnya. Serta menciptakan lingkungan sehat.

Dandim 0431/Bangka Barat, Letkol Inf Kemas Muhammad Nauval dan Kapolres AKBP Ade Zamrah bersihkan selokan di Pasar Rakyat Mentok, Kamis (7/12/2023). (Ist/Diskominfo Babar).
Dandim 0431/Bangka Barat, Letkol Inf Kemas Muhammad Nauval dan Kapolres AKBP Ade Zamrah bersihkan selokan di Pasar Rakyat Mentok, Kamis (7/12/2023). (Ist/Diskominfo Babar).

 

“Kita fokus membersihkan sampah, selokan di area Pasar Mentok. Itu kita sudah lihat hasilnya luar biasa, yang tadinya terjadi penumpukan sampah sekarang sudah mulai bersih dan saluran air sudah mulai lancar,” kata Wakil Bupati Bangka Barat, Bong Ming Ming.

Bong Ming Ming berharap kegiatan positif ini dapat didukung oleh masyarakat dan terus dilakukan secara konsisten. Tujuannya sebagai upaya pencegahan banjir dan penyebaran penyakit.

“Kalau kita lakukan lagi di berbagai titik, tentunya itu hasilnya akan luar biasa. Melihat apa yang kita lakukan hari ini, dampaknya akan positif sekali,” ujarnya.

Sementara, Dandim 0431/Bangka Barat Letkol Inf, Kemas Muhammad Nauval menyebut pada Jumat (8/12/2023) (besok) bakal dilakukan penanaman pohon di dekat area Pasar Rakyat Mentok.

“Besok kita penghijauan di depan Pasar yang mengarah ke pantai. Untuk di dekat pantai disiapkan bibit mangrove 500 batang, kemudian tanaman pucuk merah ada 20 batang. Tujuannya untuk menyerap bau yang tidak sedap,” ujar Kemas Muhammad Nauval. (**)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *