HitsBangkaTengah, Aktivitas tambang pasir di kawasan Desa Baskara Bakti, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah mendapat keluhan dari warga. Lantaran sangat mengganggu dan menyebabkan rusaknya jalan utama di Desa tersebut.
Salah satu warga, Darianto menuturkan akibat akibat aktivitas tambang pasir tersebut, jalan rusak dan berlubang di akibatkan dari pengangkutan pasir karena muatan yang sangat berat.
Tidak itu saja, masyarakat mengeluhkan akibat dari tambang pasir, dikhawatirkan membuat lubang yang akan berdampak longsornya pemukiman warga Kampung Pasir, Desa Baskara Bakti.
Hal ini pun memicu sejumlah perwakilan warga untuk mendatangi dan melaporkan ke kantor Desa Baskara Bakti, Kecamatan Namang.
Darianto mengatakan pihaknya telah bertemu dengan sejumlah aparatur Desa, dari Kades Baskara Bakti, Abidin Soamale, Ketua BPD, Ketua BPD Desa Baskara Bakti Andi, hingga Kaur Pemerintah Daerah Baskara Bakti, Budi Wibowo.
“Tadi pagi kami sudah bertemu dengan Kades, disitu kami sampaikan sejumlah keinginan warga atas aktivitas tambang pasir yang meresahkan ini,” ujar Darianto. Selasa (11/1/2022), Kepada Babelhits.com.
Darianto membeberkan sejumlah keinginan yang diutarakan warga ke aparatur desa setempat. Salah satunya mendesak Kades untuk ambil langkah menutup aktivitas tambang pasir tersebut.
“Tuntutan warga mohon dihentikan kegiatan penambangan pasir yg berada di Desa baskara bakti. Karena Sangat mengangung aktivitas warga Desa Baskara Bakti terkhusus Dusun Pasir Putih dan Kampung Pasir,” tegasnya.
Menurut Darianto, pihak aparatur Desa berjanji akan melanjutkan keluha tersebut dan mengambil langkah tegas terhadap aktivitas tambang pasir tersebut.
