HitsPangkalpinang, Komisi IV DPRD Bangka Belitung soroti peristiwa yang menimpa salah seorang siswa SMKN 4 Pangkalpinang, berinisial MZ (17) mengalami depresi saat sedang melaksanakan praktek kerja industri (Prakin) di daerah Pati, Provinsi Jawa Tengah, pada Desember 2021.
Saat ini MZ harus menjalani rawat inap di rumah sakit jiwa Sungailiat setelah dijemput oleh keluarga dan sekolah.
Ketika dikonfirmasi, anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bangka Belitung (DPRD Babel), Ferdiansyah menegaskan jika dalam waktu dekat akan segera melakukan pemanggilan terhadap Dinas Pendidikan Babel, kepala sekolah SMKN 4 Pangkalpinang dan keluarga Korban untuk dimintai keterangan.
“Tidak bisa hanya menghadirkan satu pihak, harus dari kedua belah pihak langsung. Dari situ baru kita bisa menentukan apakah benar terjadi hal-hal yang tidak diinginkan ini, hal-hal yang diluar SOP, kalo benar diluar SOP kita tindak pidana hukum dan diputus kerjasamanya,” tegas Anggota Fraksi Partai Gerindra ini.
Ia juga turut prihatin atas kabar buruk yang menimpa dunia pendidikan Babel, Lanjut Ferdiansyah di era sekarang ini tindak kekerasan tidak di perlukan lagi dalam mendidik dan pihaknya juga menolak keras adanya dugaan tindak kekerasan yang dilakukan ini.
“Jadi kami ini sangat prihatin atas hal ini, kedua kami akan memanggil, kalo perlu kita datang ke Pati sana, kita cek langsung. prihatin lah kita jangan sampai hal-hal seperti ini terulang kembali,” ungkapnya.
“Udah gak zaman lagi lah dengan kekerasan kita mendidik anak-anak, yang jelas kami menolak keras adanya dugaan tindak kekerasan yang dilakukan ini,” sambung Ferdiansyah.
Lebih lanjut, saat ditanya kesiapan DPRD Babel untuk mengawal kasus ini, Ferdi mengatakan jika nanti keterangan serta bukti sudah dikumpulkan dan dibenarkan kejadian ini, maka insyaallah pihaknya akan mengawal kasus ini sampai selesai agar hal serupa jangan sampai terulang kembali.
