Markus Umumkan Semulut Juara 1 Lomba Desa Bersih : Membumikan Hidup Sehat

  • Bagikan
Bupati Bangka Barat, Markus serahkan piala juara 1 ke Kades Semulut, Gusti pemenang Lomba Desa Bersih Tahun 2025. Penyerahan dilakukan pada Rabu (17/12/2025) di Graha Aparatur Sekretariat Daerah Pemkab Bangka Barat. (Yuranda/ Babelhits.com)
Bupati Bangka Barat, Markus serahkan piala juara 1 ke Kades Semulut, Gusti pemenang Lomba Desa Bersih Tahun 2025. Penyerahan dilakukan pada Rabu (17/12/2025) di Graha Aparatur Sekretariat Daerah Pemkab Bangka Barat. (Yuranda/ Babelhits.com)

BANGKA BARAT — Desa Semulut, Kecamatan Parittiga, ditetapkan sebagai juara pertama pemenang Lomba Desa Bersih Tahun 2025, pada Rabu (17/12/2025) di Graha Aparatur Sekretariat Daerah Pemkab Bangka Barat.

Sementara itu juara kedua diraih Desa Air Belo, Kecamatan Mentok, dan juara ketiga diraih Desa Pelangas, Kecamatan Simpang Teritip. Sedangkan untuk kategori kelurahan bersih, di menangkan oleh Kelurahan Sungai Baru, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat.

Bupati Bangka Barat Markus mengapresiasi desa dan kelurahan yang berhasil meraih prestasi tersebut. Menurutnya, pencapaian itu tidak mudah karena harus bersaing dengan puluhan desa lainnya di Bangka Barat.

“Kami mengapresiasi sudah mendapatkan penghargaan tentunya ini menjadi motivasi untuk desa dan kelurahan lainnya. Untuk berlomba-lomba menjaga desanya tetap bersih, karena kalau bersih banyak manfaatnya,” ujar Markus, Rabu (17/12/2025).

Lebih lanjut, dia menilai lingkungan yang bersih memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, terutama dalam mencegah berbagai penyakit.

“Kalau lingkungan bersih, manfaatnya sangat banyak. Masyarakat bisa terhindar dari penyakit seperti demam berdarah, malaria, dan penyakit lainnya,” kata dia.

Dia menyatakan, lomba desa bersih diselenggarakan untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dan pemerintah desa dalam menghidupkan kembali budaya gotong royong.

“Kami ingin memotivasi para kepala desa dan masyarakatnya agar membudayakan kembali gotong royong. Dengan adanya lomba ini, masyarakat menjadi lebih termotivasi,” ucapnya.

Ia menambahkan, lomba desa bersih akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda tahunan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat.

“Ini akan kita adakan setiap tahunnya, desa-desa mana saja yang kurang maksimal, kami ingin kita sama-sama. Karena, tujuan akhirnya bukan penghargaan, tapi membumikan hidup sehat, bersih di desa masing-masing,” ucapnya.

Kepala Desa Semulut, Gusti mengatakan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari komitmen pemerintah desa dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Terutama melalui kegiatan gotong royong yang dilakukan secara rutin dan mewajibkan setiap RT melakukannya.

“Terkait kebersihan desa ini kami telah membuat jadwal seperti gotong royong, kami libatkan pihak ke tiga, sehingga desa kami terlihat tertata dengan baik dan bersih,” ucap Gusti.

Ke depan untuk tetap menjaga desa bersih dan tertata, Gusti berharap ada perhatian pemerintah kabupaten, terutama untuk pengelolaan sampah reduce, reuse, recycle (TPS 3R).

“Kalau untuk dukungan fasilitas kita masih perlu dukungan dari pemerintah kabupaten seperti pengelolaan bank sampah, TPS 3R. Kita masih pegelolaan sampah itu masih bersifat skala tingkat desa,” kata dia.

Ia menambahkan, kesadaran masyarakat Desa Semulut terhadap pengelolaan sampah mulai meningkat.

Sampah plastik, kata dia telah dimanfaatkan menjadi berbagai kerajinan, sementara sampah organik diolah menjadi pupuk kompos.

“Ada juga yang diolah jadi kerajinan oleh para PAUD. Seperti digunakan di pawai agustusan, seperti pelastik. Yang organik di jadikan pupuk kompos,” tutupnya. (**)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *