Berusaha Lerai Cekcok Adik Tiri dengan Iparnya, Sumiaty Malah Kena Tusuk Pisau Dapur

  • Bagikan
Ilustrasi Net.
Ilustrasi Net.
BABELHITS, BANGKA — Seorang pria paruh baya dan Ibu rumah tangga, yakni Sudarfis (49) dan Sumiaty (50).  Yang merupakan warga Gang Serasa 1 Desa Air Ruay, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), jadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh adik tiri korban, yakni Mariza (29).
Keduanya alami luka tusukan cukup serius sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Bangka.
Namun naas saat sedang dalam penanganan medis, salah satu korban yakni Sudarfis menghembuskan nafas terakhirnya.
Sementara sang istri harus mendapatkan perawatan serius usai mengalami luka berat.
Ketika dikonfirmasi, Kapolres Bangka, AKBP Indra Kurniawan melalui Kasi Humas Polres Bangka, AKP Zulkarnain mengatakan peristiwa penusukan terjadi Minggu pagi sekitarnya pukul 09.10 wib dikediaman saksi Toni (56) warga Gang Serasa 1 Desa Air Ruay.
Zulkarnain mengatakan berdasarkan keterangan saksi pelaku tega menganiaya kedua korban lantaran tidak terima dinasehati saat hendak menggunakan motor. Mengingat sebelumnya pelaku pernah membawa motor tanpa memberitahu terlebih dahulu.
Setelah dinasehati ternyata pelaku merasa tidak senang hingga terjadinya cekcok mulut.
“Kemudian pelaku langsung mengambil sebilah pisau dan langsung melakukan penusukan terhadap korban,” jelas Zulkarnain.
Mengetahui pelaku melakukan penusukan, kemudian Sumiaty bersama sang suami yakni Toni mencoba untuk melerai, namun naas Sumiaty terkena tusukan dari pelaku sebanyak dua tusukan di bagian punggung sebelah kanan atas.
“Pelaku melarikan diri menggunakan motor Honda Beat warna silver BN 2174 BB, adapun ciri-ciri pelaku yakni tinggi, rambut pendek, warna kulit cokelat gelap, menggunakan kaos warna putih, celana pendek warna cokelat. Jika ada warga yang melihat segera hubungi kepolisian terdekat,” ungkap Zulkarnain.
Hingga saat ini polisi masih masih terus melakukan penyelidikan dan pelaku masih dalam pengejaran.
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *