‎‎1300

58 Pelaku UKM di Bangka Barat Ikut Pelatihan Manajemen Retail

  • Bagikan

BABELHITS.COM, MENTOK – Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (DKUP) Kabupaten Bangka Barat (Babar) gelar pelatihan manajemen retail. Kegiatan ini diikuti sebanyak 58 pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang ada di Kecamatan Mentok.

Acara ini berlangsung di Gedung Serba Guna Kecamatan Mentok pada Kamis (19/9/2024) pagi. Terselenggaranya kegiatan ini tidak lepas dari kerja sama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Perusahaan dengan merek dagang Alfamart ini cukup besar di Indonesia.

Bahkan, Goverment Relation Alfamart, Burhanudin ST hadir langsung mengisi acara tersebut. Bupati Babar, Sukirman yang turut hadir pada acara itu ingin para peserta memanfaatkan dengan maksimal. Pasalnya, selama ini produk UKM di Babar terkendala pemasaran.

“Pemerintah di sini coba membantu ya produk dan pemasaran itu meningkat. Khususnya produk jasa makanan, kue olahan dan cita rasa. Apalagi Mentok ini terkenal di mana-mana dengan cita rasa kuenya. Tinggal bagaimana kita sajikan produk itu higienis,” ujar Burhanudin.

“Cara pemasaran, kemudian branding dan packaging. Tinggal kalau kita kirim ke luar, berapa lama kira-kira bisa bertahan tanpa pengawet, kan gitu. Semoga melalui kegiatan ini produk kita melalui Alfamart bisa dijangkau oleh konsumen di luar,” tambah dia.

Sementara itu, Goverment Relation Alfamart, Burhanudin ST mengatakan selama ini pihaknya terus berusaha menjalin kerja sama dengan para UKM. Begitu pula di Babar bagaimana ke depan, produk-produk UKM bisa masuk ke Alfamart dan beredar di pasaran.

“Tapi tetap sesuai ketentuan-ketentuan yang berlaku ya. Kita harus koordinasi dulu produk-produk apa yang bisa masuk supaya wisatawan yang masuk ke Babar tidak kesulitan juga mencari produk unggulan. Nanti perhatikan juga mengenai produksi mereka,” ujarnya.

“Karena kalau produksinya kurang kuat juga itu agak repot. Jangan sampai nanti hari ini ada, besok gak ada. Kalau bisa jangan hanya di Babar saja. Bisa ke Pangkalpinang produk dari Babar, seluruh Pulau Bangka sampai Belitung,” lanjut Burhanuddin.

Bahkan ketika memang sudah diminati, ia katakan produk UKM Babar bisa masuk pasar di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). Yang terpenting itu respons dari konsumen. Ia juga ingin terus mengembangkan pembukaan gerai Alfamart di wilayah Babar.

“Apalagi di Mentok karena potensinya lumayan ya di sini. Apalagi anak-anak sekarang kan banyak orang mencari kenyamanan dalam belanja, misalnya tempatnya. Alhamdulillah pemerintah sini welcome ya, tinggal kita ekspansi dulu untuk ke depan,” jelasnya.

Yang pasti, setiap Alfamart membuka gerai di suatu daerah maka tetap mengutamakan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal. Selain itu, Alfamart selama ini bahkan di era Covid-19 pun tidak ada yang namanya pengurangan karyawan dan pengurangan gaji.

Kepala DKUP Babar Aidi didampingi Kabid Koperasi dan UKM, Imam Dwi Firyanto mengapresiasi kegiatan ini. Para peserta sangat antusias dan tertarik mengikuti rangkaian kegiatan ini. Apalagi produk-produk UKM lokal berpeluang masuk ke Alfamart.

“Tadi juga saya dengar akan disiapkan space khusus dari Alfamart untuk menampung produk dari UKM kita tanpa bayar. Pada prinsipnya kita sangat penuh mendukung Alfamart dan yang lain untuk masuk. Tapi tentu mereka akan melihat dulu,” katanya.

“Pangsa pasar kita bagaimana, berapa yang layak untuk di Mentok, Kelapa juga. Tadi mereka sudah jalan juga 1 di Kelapa dan mereka tidak akan membabi buta. Pasti mereka punya hitungan dan survei yang sangat baik untuk membuka gerai,” jelasnya. (**)

 

 

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *