Babelhits.com, Pangkalpinang – Sertifikasi halal menjadi salah satu aspek penting bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus memperluas peluang pemasaran produk.
Mendukung hal tersebut, PT Timah (Persero) Tbk berkolaborasi dengan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk memfasilitasi sertifikasi halal bagi pelaku UMKM.
Salah satu pelaku usaha yang merasakan manfaat fasilitasi serifikasi halal dari PT Timah adalah Titi Raswati, pemilik Nasi Bakar Safira yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani Dalam, Pangkalpinang.
Melalui fasilitasi PT Timah, sebanyak 27 produk usahanya berhasil mendapatkan sertifikat halal pada 2026.
Titi mengawali usaha nasi bakar di Tempilang pada 2012.
Empat tahun kemudian, pada 2016, ia memindahkan usahanya ke Pangkalpinang dan terus mengembangkan bisnis kulinernya hingga saat ini.
Ia mengaku telah berupaya mengurus sertifikasi halal sejak 2017.
Namun, saat itu proses pengurusannya dirasakan cukup rumit sehingga sertifikat halal baru dapat diperoleh pada 2026 melalui fasilitasi PT Timah.
Bagi Titi, sertifikasi halal bukan sekadar pemenuhan persyaratan usaha, tetapi juga menjadi nilai tambah untuk meyakinkan konsumen terhadap produk yang dipasarkan.
“Alhamdulillah, saya senang dan bersyukur karena ada bantuan dari PT Timah. Dengan adanya sertifikat halal, saya lebih percaya diri untuk mengembangkan produksi dan memasarkan produk. Konsumen juga bisa lebih yakin,” ujarnya.
Dukungan tersebut menjadi berarti bagi Titi di tengah tantangan usaha yang dihadapinya.
Ia mengungkapkan, omzet Nasi Bakar Safira mengalami penurunan cukup drastis akibat melemahnya daya beli masyarakat.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk mempertahankan usaha.
Ia terus berupaya menjaga kualitas produk, mulai dari pemilihan bahan baku hingga proses pengolahan, agar tetap mampu memenuhi kepercayaan pelanggan.
Selain memfasilitasi sertifikasi halal, PT Timah juga memberikan dukungan bagi dirinya melalui kesempatan mengikuti bazar serta fasilitasi permodalan untuk membantu pengembangan usaha.
Menurut Titi, kesempatan mengikuti bazar dan berbagai bentuk dukungan tersebut menjadi peluang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk sekaligus mempertahankan keberlangsungan usaha di tengah persaingan pasar.
Ia pun menyampaikan apresiasi atas perhatian PT Timah terhadap pelaku UMKM, termasuk melalui pemanfaatan produk UMKM dalam berbagai kegiatan perusahaan.
“Saya berterima kasih kepada PT Timah karena sudah banyak membantu usaha saya. Alhamdulillah, di tengah omzet yang sedang menurun, masih ada perhatian dan dukungan untuk UMKM. PT Timah juga sering memesan produk dari UMKM sehingga kami tetap punya kesempatan untuk menjalankan usaha,” katanya.
Sumber Berita: PT Timah (Persero) Tbk
