HomeIndeks

Bupati Beltim Ingin Produksi Beras Ditingkatkan, Perkuat Ketahanan Pangan Lokal

  • Bagikan
Portal.beltim.go.id/Bupati Beltim Ingin Produksi Beras Ditingkatkan

Babelhits.com, Gantung – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) berupaya memperkuat ketahanan pangan lokal terutama beras.

 

Bupati Beltim Kamarudin Muten menyampaikan kebutuhan pangan terus mengalami peningkatan seiring bertambahnya penduduk sehingga dibutuhkan upaya untuk meningkatkan produktivitas tanaman pangan, khususnya padi.

 

“Kebutuhan pangan masyarakat Beltim semakin bertambah sehingga dibutuhkan upaya yang intensif,” kata Kamarudin yang akrab disapa Afa saat meninjau sawah Danau Nujau Selinsing, baru-baru ini.

 

Bupati Afa mengungkapkan keinginannya produksi beras di Kabupaten Beltim ke depannya bisa ditingkatkan.

 

 

“Saya prihatin dengan hasil panen 3,5 ton beras di areal sawah Danau Nujau yang cukup luas sekitar 1 hektar. Ini menjadi tantangan bersama bagaimana mengelola lahan atau memaksimalkan lahan yang tersedia,” ungkapnya.

 

Pemerintah daerah, lanjut Bupati, akan senantiasa berkomitmen dan memberikan dukungan penuh dengan saling bersinergi dalam mendukung dan mensukseskan program swasembada pangan.

 

“Untuk mempercepat terwujudnya hal itu, dibutuhkan sinergitas dan kerjasama semua pihak guna lebih meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian sehingga tercapai kondisi ketahanan pangan di Kabupaten Beltim,” tuturnya.

 

 

Sementara itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura pada Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Beltim Taufan mengatakan berbagai upaya dilakukan pemda untuk meningkatkan produksi beras, seperti pengembangan pertanian lokal, kerja sama dengan masyarakat, bantuan sarana produksi dan perbaikan prasarana pertanian.

 

Pada tahun 2024 lalu Kabupaten Beltim dibantu Pemerintah Pusat yakni sepuluh unit traktor roda dua, satu unit traktor roda empat, satu unit combine harvester besar, sepuluh unit pompa air, satu unit transplenter dan lainnya.

 

Diakuinya, tantangan yang dihadapi tidak hanya di areal Danau Nujau, melainkan disetiap desa yang ada areal sawahnya.

 

“Banyak lahan yang kurang produktif dan itu bukan hanya di Danau Nujau tapi di setiap desa yang ada areal sawahnya. Lalu, tidak sedikit petani yang lebih tertarik dengan tambang daripada menanam padi,” ungkap Taufan.

 

 

Menanggapi kondisi hasil panen padi 3,5 ton dalam 1 hektar, untuk kondisi tanah di Belitung Timur yang termasuk kurang subur, kata Taufan, angka produktifitas tersebut termasuk baik.

 

Pada musim tanam sekarang seluas 200 hektar yang ditanam petani, maka diperkirakan 700 ton padi berhasil dipanen.

 

Untuk itu, pihaknya membuat strategi produksi agar ada penambahan jumlah luas tanam, salah satunya melalui optimalisasi lahan sawah jadi beberapa lokasi sawah yang sebelumnya tidak digarap atau pernah digarap untuk ditanami kembali.

 

Dengan adanya upaya tersebut, ia berharap agar kebutuhan bahan pangan pokok di Beltim dapat dipenuhi oleh petani lokal sehingga dapat mengurangi ketergantungan kita akan pasokan dari luar daerah dan memberdayakan masyarakat.

  • Bagikan