Pedagang dan Porter Pelabuhan Keluh Retribusi, Ini Kata ASDP Tanjung Kalian

  • Bagikan
CAPTION: Pedagang dan Porter di Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok, Bangka Barat, Senin (18/12/2023).(Ist)
CAPTION: Pedagang dan Porter di Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok, Bangka Barat, Senin (18/12/2023).(Ist)

BABELHITS.COM, BANGKA BARAT – Sejumlah pedagang dan porter keluhkan penarikan retribusi oleh PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Bangka, di Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok.

Pedagang itu merasa keberatan dengan penarikan itu. Sebab sebelum, tidak ada namanya penarikan retribusi selain itu akses berjualan pun dibatasi.

“Kami bayar ini dari beberapa tahun ini lah, kalau awal dulu nggak bayar. Kami merasa keberatan lah, kalau dulu bisa ke dalam, kalau sekarang cuma di luar,” ucap KA kepada awak media, Senin (18/12/2023).

Wanita berusia 38 tahun yang memiliki satu orang anak itu, berharap dapat berjualan tanpa dibatasi. Para pedagang tidak keberatan harus bayar, tapi akses menjajakan jualan tidak dibatasi.

“Kami minta bisa ke dalam lagi seperti sebelumnya. Kalau bisa seperti dulu, bayar ini nggak berat, ini di luar sedikit yang beli, beda kalau jualan di dalam. Kemudian kami minta dikurangi bayarnya, kalau bisa sama dengan Porter Rp50 ribu ini kami Rp90 ribu,” ucapnya.

Terpisah satu di antara Porter berinisial HA bilang dengan retribusi yang diberlakukan, ia berharap mendapatkan asuransi keselamatan selama bekerja.

“Kami bayar Rp50 ribu sebulan, tapi kalau lewat bayar dua hari tidak boleh masuk. Kalau bayar Rp50 ribu 1 bulan, kami minta asuransi,” katanya.

#Panjelasan GM ASDP Tanjung Kalian

Sementara GM ASDP Cabang Bangka, Soegihartono menanggapi keluhan para pedagang dan porter. Dia mengatakan untuk para pedagang, ke depan tidak lagi dilakukan pungutan seperti tahun sebelumnya, namun akses mereka dibatasi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *