HomeIndeks

Desa Batu Betumpang Miliki Peninggalan Kerajaan Belanda

  • Bagikan

BabelHits.com. Bangka Selatan – Desa Batu Betumpang, Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) tidaknya mempunyai potensi mewujudkan ketahanan pangan berupa sawah dan kelompok pembudidayaan ikan saja.

Namun, daerah yang berada di ujung selatan Pulau Bangka ini juga memiliki potensi pariwisata pantai dan sejarah.

Objek wisata pantai Pulau Besar memiliki beberapa keunikan tersendiri, utamanya adalah situs bersejarah Mercusuar yang dibangun pada masa Kerajaan Belanda atau dibawah pemerintahan Raja William III pada tahun 1888.

Dahulu diketahui Mercusuar setinggi 72 mdpl tersebut berfungsi sebagai rambu-rambu lalu lintas kapal, mengingat pada masa itu Kepulauan Babel menjadi jalur utama lalu lintas kapal.

“Hal ini tentu sangat menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana pantai, sekaligus mengulas sejarah,” kata Camat Pulau Besar, Maryono, Rabu, 6 September 2023.

Hal tersebut memantik perhatian Pj Gubernur Babel, Suganda Pandapotan Pasaribu, yang ingin agar objek wisata pantai Pulau Besar mendapat perhatian khusus, untuk segera dilakukan pembenahan.

Diantaranya, Suganda meminta Camat Pulau Besar mengajukan proposal tertulis, diantaranya berupa jembatan penyeberangan.

“Sebab, untuk dapat menuju menara Mercusuar wisatawan harus menyebrang dari garis pantai menuju pulau dengan jarak tidak kurang dari 200 meter,” ungkap Suganda.

“Ini segera dibuatkan kajiannya, diajukan, diusulkan, ini menarik dan menjadi bagian dari sejarah di Kepulauan Babel,” ujarnya.

Selain itu, baik pantai maupun lahan tambaknya, Kecamatan Pulau Besar juga memiliki kontur yang cocok untuk ditanami Mangrove, terlihat dari beberapa Mangrove yang masih hidup.

Suganda juga menyarankan untuk dapat disinergikan dengan program yang ada di Dinas Keluatan dan Perikanan Babel, untuk dapat segera mendapat alokasi konservasi Mangrove. (***)

 

 

  • Bagikan