Fenomena Supermoon Hingga 28 Januari, BPDB Provinsi dan Kota Siaga Hadapi Banjir Rob

  • Bagikan
Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama BPBD Kota Pangkalpinang terus memantau dampak banjir rob yang merendam ratusan rumah, Rabu (25/1/2023). (Foto: Istimewa)

BABELHITS.COM, PANGKALPINANG – Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bersama BPBD Kota Pangkalpinang terus memantau dampak banjir rob yang merendam ratusan rumah, Rabu (25/1/2023).

Hal ini dilakukan setelah BMKG memberikan peringatan dini adanya fenomena supermon pada tanggal 20 Januari hingga 28 ini yang mengakibatkan pasang di luar normal dari ketinggian 3 meter hingga 4 meter.

“Ini akan berdampak luas bagi masyarakat yang menetap di pesisir, seperti di trem ini banyak warga yang tinggal di bantaran sungai ,kami juga telah rapat berkoordinasi dengan TNI Polri dan anggota BPBD bersiaga untuk antisipasi banjir rob , hari ini kami tinjau karena puncak hujan tanggal 25 sampai 27 Januari, saat ini ketinggian air 20 sampai 50 cm ,ini kita antisipasi bila terjadi hujan banjir yang meluas bisa kita hindari,” terang Mikron Antariksa, Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Dari data yang diterima beberapa wilayah di Pangkalpinang yang terdampak banjir rob diantaranya Kampung Seberang RT 07 RW 03 sebanyak 40 rumah, Kampung Seberang RT 05 35 rumah ,Opas Indah RT 01 sebanyak 37 rumah dan Kelurahan Rejosari RT 08 sebanyak 20 rumah.

Terpisah Ketua BPBD Kota Pangkalpinang Efran mengatakan total ada 141 rumah yang terdampak , seperti di Kecamatan Bukit Intan ada di Kelurahan Pasir Putih , Rangkui di Kampung bintang dan Tamansari kampung Seberang dan Opas Indah

“Untuk bantuan kami berkoordinasi dengan darma wanita yang akan memprioritaskan bantuan kepada lansia dan balita saat ini bantuan berupa selimut dan karpet ,anggota kami juga masih siaga seperti yang disampaikan oleh kepala BPBD Bangka Belitung,” kata Efran.

Selain itu , ditambahkan Efran pihaknya juga telah menurunkan anggota BPBD kota ke sekolah sekolah yang rawan terhadap bencana banjir rob ini , setidaknya terdapat 8 sekolah yang meliputi sekolah SD dan SMP

“BPBD Kota Pangkalpinang sudah masuk ke sekolah dengan program Goes To School ,tidak hanya membantu warga saat bencana kami juga memberikan edukasi terkait bencana alam,” tutup Efran. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *