BABELHITS.COM, PAYUNG – Sebuah postingan donasi pengobatan pasien balita yang mengalami sakit bocor jantung di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diduga mengandung unsur penipuan.
Pasalnya, ketika ditelusuri aparat desa yang sesuai identitas pasien balita tersebut mengaku tidak mendapati data kependudukannya.
Dugaan ini bermula dari postingan akun Facebook, Yeni Latifa yang mengaku warga Desa Pangkal Buluh, Kecamatan Payung, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, membuka donasi pengobatan balita bernama Andika Saputra mengalami sakit bocor jantung dan dirawat di RSUD Depati Hamzah, Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Membaca open donasi tersebut, akun Jhujhu Mak Aqil Ulfa warga Desa Pangkal Buluh langsung berkomentar
“Ade yang tau info nie dak ? setahu ku dak de, lh nanyak” kek kawan dikampong dK d yg tau. takot e hoax, izin tag ok pak kades Aspirasi (ada yang tahu info ini? Setahu saya tidak ada, sudah tanya-tanya dengan kawan di kampung tidak ada yang tahu. Takutnya hoaks, izin tag ya pak kades aspirasi),” tulis pemilik akun di kolom komentar.
Saat dikonfirmasi Kades Pangkal Buluh Marjan memastikan bahwa postingan tersebut dipastikan hoaks dan berunsur penipuan.
“Tidak ada data atau nama seperti postingan di Facebook, dari kaur umum sudah dipastikan nama anak maupun ibu tidak ada,” jelas Marjan Rabu (10/8/2022)
Dirinya juga mengharapkan masyarakat lebih teliti saat membaca postingan di media sosial.
“Cek dulu kebenarannya, terkadang modus penipuan ini dengan berbagai cara seperti donasi pengobatan yang membuat warga semakin iba dengan memasang foto-foto yang menimbulkan belas kasih,” tutup Marjan. (*)
