HomeIndeks

Pemprov Babel Bentuk Satgas Penanganan Tambang Ilegal, Komando Dipegang Aon Big Bos Timah Bangka Tengah

  • Bagikan
20220619_Rapat pembentukan Satgas Penanganan Kegiatan Penambangan Ilegal di Kantor Gubernur Babel, Minggu (19/6/2022). (ist)
Rapat pembentukan Satgas Penanganan Kegiatan Penambangan Ilegal di Kantor Gubernur Babel, Minggu (19/6/2022). (ist)

BABELHITS.COM, PANGKALPINANG – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Kegiatan Penambangan Timah Ilegal resmi dibentuk oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) dengan menunjuk bos timah asal Bangka Tengah, Thamron alias Aon sebagai ketua pelaksana satgas.

Penjabat Gubernur Babel, Ridwan Djamaluddin mengatakan pihaknya segera mengambil langkah-langkah merumuskan apa saja yang menjadi pekerjaan satgas nanti.

“Nanti malam saya akan bicara dengan teman yang sudah kita sepakati sebagai tim satgas. Secara prinsip tetap mengikuti regulasi yang ada. Secara operasional, nanti satgas akan bekerja di lapangan memetakan masalah ilegalnya apa sih sebetulnya,” ujar Ridwan kepada wartawan usai rapat pembentukan Satgas Penanganan Kegiatan Penambangan Ilegal di Kantor Gubernur, Minggu 19 Juni 2022.

Ridwan mengaku agar persoalan mengurus masalah pertambangan timah ilegal tidak hanya dari pemerintah saja, namun perlu adanya upaya melibatkan masyarakat.

“Satgas ini hanya level pelaksana. Pada level pengarah tetap pemerintah. Nanti kami buatkan SK-nya. Intinya mereka turut menjaga sama-sama. Selama ini mereka tahu operasional di lapangan. Saya tahunya sedikit saja,” ujar dia.

Ridwan memiliki keyakinan yang besar bahwa satgas yang dibentuknya akan berjalan dengan baik. Adapun alasannya adalah pembentukan satgas merupakan gerak bersama seluruh elemen.

“Saya yakin 99,99 persen satgas ini berjalan dengan baik. Kalau regulasi pelaksana tetap di pemerintah. Satgas lebih ke operasional di lapangan saja nanti. Sebab di sisi lain, saya masih berkeyakinan masyarakat ini mau diajak untuk legal. Dalam waktu satu minggu kita akan lakukan bimtek bagaimana orang mengurus izin tambang,” ujar dia.

Ridwan menambahkan dia memiliki alasan sendiri dengan menunjukkan Thamron sebagai ketua satgas.

“Pak Aon mungkin beliau sudah senior. Sudah matang perusahaannya. Tidak melakukan lagi ilegal mungkin beliau dihormati. Calonnya ada Pak Aon dan Pak AWI. Pak AWI belum pernah ketemu. Kalau Pak Aon sudah cukup beberapa kali berkomunikasi dan keliatannya beliau orang baik,” ujar dia. (*)

  • Bagikan