BABELHITS.COM, PANGKALPINANG – Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan proses pendaftaran ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) akan menggunakan tes psikologi atau psikotes bagi calon siswa.
Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Bangka Belitung Saipul Bakhri mengatakan psikotes dilakukan supaya siswa benar-benar cocok memilih jurusan sesuai keinginan dan kemampuan yang dimiliki.
“Psikotes memantau kemana kira-kira potensi anak yang lebih dominan dari pilihannya. Melalui psikotes akan tergambar lebih kuat kemana jurusan yang dipilih,” ujar Saipul kepada wartawan, Kamis (9/6/2022).
Menurut Saipul, pemilihan jurusan yang tepat sesuai kemampuan calon siswa penting agar dikemudian hari siswa tidak berhenti ditengah jalan.
“Bisa rugi kalau terlambat tahu. Jadi ketika masuk, jiwanya adalah jiwa SMK. Orang tua jangan memaksakan anak hanya sekedar ingin sekolah negeri. Padahal bakat dan minat anak tidak ada. Bahaya buat anak karena tidak serius dan tidak fokus,” ujar dia.
Saipul menuturkan sistem zonasi tidak berlaku bagi calon siswa untuk masuk ke SMK. Hal yang lebih utama, kata dia, ada nilai penunjang sesuai dengan jurusan yang dipilih.
“SMK tidak berlaku zonasi. Area mana pun tidak ada larangan. Yang penting jurusan, misal di pariwisata yang lebih besar bobot nilai bahasa Inggris. Kalau bahasa Inggris bagus, peluang lebih besar masuk. Kalau teknologi, matematika dan IPA-nya yang harus bagus,” ujar dia. (*)
