BABELHITS.COM, PANGKALPINANG – Rute trayek tol laut yang melewati Pulau Bangka tepatnya di Pelabuhan Belinyu Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sudah berjalan efektif sejak diresmikan. Meski begitu, ada kendala yang dihadapi dan harus diselesaikan agar arus lalu lintas kapal melalui tol laut berjalan lancar.
Kepala Bidang Perhubungan Laut Dinas Perhubungan Bangka Belitung, Nadirsyah mengatakan kendala yang masih terjadi adalah terkait dengan jadwal pelayaran KM Sabuk Nusantara 48 sebagai perusahaan pelayaran yang melayani tol laut.
“Jadwalnya sering berubah-ubah. Tapi tetap rutin berlayar dengan singgah di Pelabuhan Belinyu setiap dua minggu sekali,” kata Nadirsyah, Rabu (8/6/2022).
Nadirsyah menuturkan tol laut di Bangka Belitung hanya melewati Pelabuhan Belinyu dengan KM Sabuk Nusantara 48 berkapasitas 350 Gross Ton (GT) sebagai armada pengangkutnya.
“Untuk fasilitas di kapal sudah cukup lengkap. Ada kamar, kursi penumpang, mushola, toilet dan fasilitas lain,” tuturnya.
Menurut Nadirsyah, KM Sabuk Nusantara 48 mempunyai dua rute pelayaran di tol laut. Rute pertama, dimulai dari Tanjung Pinang menuju Tambelang, Selat Lempa, Senayang, Dabo Singkep lalu kembali lagi ke Tambelang dan terakhir ke Tanjung Pinang.
“Untuk rute tol laut di Bangka Belitung, kita kebagian rute yang kedua yakni dimulai dari Tanjung Pinang menuju Senayang, lalu Dabo Singkep, Pulau Pekajang dan terakhir ke Belinyu. Setelah dari Belinyu kembali lagi ke Tanjung Pinang,” ujarnya.
Nadirsyah menambahkan tol laut sangat dibutuhkan. Sebab, menghubungkan pulau terluar yang berada di sekitar Selat Karimata dan Selat Malaka.
“Kita membuka konektivitas agar pulau terluar dapat terhubung secara lancar baik itu konektivitas penumpang maupun barang. Kalau Pulau yang tidak terluar itu tidak ada masalah, karena memang sudah terkoneksi,” katanya. (*)
