HomeIndeks

Kandidat Kuat Mengisi Kursi PJ Gubernur Bangka Belitung?

  • Bagikan
Ilustrasi. Net
Ilustrasi. Net

HitsPangkalpinang, Masa bakti Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman dan Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fatah, akan segera berakhir. Terhitung Mei 2022 mendatang, tampuk kepemimpinan Gubernur Babel akan diisi oleh Pejabat Gubernur.

 

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menyebutkan bahwa kriteria orang-orang yang ditunjuk sebagai Pj gubernur dari Kemendagri pada 2020 lalu merupakan birokrat tulen.

 

Dirinya menyatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan menunjuk penjabat (Pj) gubernur pada 2022 dan 2023.

 

“Di tingkat provinsi itu Kemendagri ajukan ke Presiden. Presiden yang menentukan. Lalu bupati, wali kota diajukan gubernurnya, diajukan ke Kemendagri. Saya juga laporkan ke istana ke Presiden,” kata Tito.

 

Lantas siapa yang akan beruntung memimpin negeri dengan slogan serumpun sebalai ini nantinya, berikut sejumlah nama yang santer disebut- sebut akan mengisi kursi PJ Gubernur Babel hingga 2024 mendatang.

 

Naziarto

Nama Naziarto sangat kuat menjadi PJ Gubernur Babel, bukan tanpa alasan. Naziarto sendiri merupakan putra asli kelahiran Kace, Bangka, Provinsi Bangka Belitung.

 

Ia tercatat masih aktif sebagai seorang Aparatur Negeri Sipil (ASN). Saat ini dirinya menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Babel di era Erzaldi Rosman.

 

Di lingkungan birokrasi, kemampuan Naziarto tidak diragukan lagi, bahkan ia pernah menjadi pejabat di Kementerian Sosial.

 

K.A Tajuddin

Meski saat ini mengisi jabatan Deputi Bidang hukum, advokasi, dan pengawasan regulasi  Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Namun nama Tajuddin tidak asing bagi masyarakat Bangka Belitung, lantaran sebelum menjabat di BPIP, sejumlah jabatan strategis di lingkungan Pemprov Babel pernah diisi olehnya, seperti Sekwan DPRD Babel dan Kepala Dinas Perhubungan Bangka Belitung.

Namanya santer disebut-sebut menjadi salah satu kandidat untuk mengisi PJ Gubernur Bangka Belitung.

 

Rasio Rido Sani

Rasio Ridho Sani adalah putra kelahiran Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

 

Rasio Ridho Sani merupakan lulusan Kimia, Fakultas MIPA, Universitas Indonesia (S1), Master of Commerce, Faculty of Business and Economics, University of Sydney (S2), selain itu Master of Public Management, Mid Career Program, Faculty of Economics and Social Sciences, University of Potsdam (S2) dan merupakan Doktor Ilmu Administrasi, Universitas Indonesia (S3).

 

Saat ini Bang Roy sapaan akrabnya menjabat sebagai Dirjen Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia.

 

Sebelum menjabat menjadi Direktur Jenderal Penegakan Hukum di KLHK, beliau memulai karirnya di KLHK pada tahun 2004 menjadi Plt. Asisten Deputi Data dan Informasi, lalu setelah itu menjadi Plt. Asisten Deputi Pertambahan, Energi, dan Migas, lanjut menjadi Asisten Deputi, Pertambangan, Energi dan Migas, Kepala Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri, Deputi Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 dan Sekretaris Kementerian Lingkungan Hidup.

 

Ridwan Djamaluddin

 

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) di Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Ridwan Djamaluddin turut disebut-sebut menjadi kandidat kuat untuk mengisi PJ Gubernur Babel.

 

Ridwan merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan Geologi 1982. Dia kemudian mengambil gelar master di University of Twente di Belanda dan meneruskan mengambil gelar doktor di Texas A&M University, Amerika Serikat.

 

Ridwan Djamaluddin secara historis punya kedekatan dengan Bangka Belitung, lantaran ia merupakan kelahiran Bangka, 24 Maret 1963 silam.

 

Satu dari empat nama yang santer disebut-sebut apakah akan menjadi pilihan Presiden Jokowi, atau akan ada kejutan dari keempat nama yang akan mengisi kursi PJ Gubernur Babel. (*)

  • Bagikan