HomeIndeks

Saat Jadi Barang Langka di Indonesia, Ada Kabar 415 Juta Liter Minyak Goreng Dijual ke Luar Negeri

  • Bagikan
Minya Goreng
Minya Goreng (Freepik)

PANGKALPINANG, BANGKA BELITUNG – Di saat kelangkaan minyak goreng terjadi di sejumlah daerah, ada kabar 415 juta liter minyak goreng murah malah dijual ke luar negeri.

Fakta ini diungkapkan oleh Kementerian Dalam Perdagangan Republik Indonesia.

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyebut, terjadi kebocoran minyak goreng murah hasil domestic market obligation (DMO) di tingkat distributor.

Hal itu lah yang menyebabkan harga minyak goreng di Indonesia tertahan tinggi hingga pekan ini.

“Ada yang menimbun di D1 dan D2 dijual di industri dan menyelundupkan ke luar negeri karena mereka beli murah, ada spekulasi bahwa HET ini akan dicabut saya tegaskan tidak ada rencana atau pemikiran untuk mencabut HET ini,” kata Lutfi saat meninjau pasokan minyak goreng curah di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (9/3/2022).

“Kalau minyak DMO ini dijual ke industri dengan harga internasional, ini tindakan melawan hukum yang akan kita berantas, per kemarin itu sudah ada 415 juta liter minyak goreng DMO hanya 20 hari, barangnya ini melimpah sebenarnya,” lanjut Lutfi.

Berdasarkan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kemendag, harga minyak goreng curah masih tertahan tinggi di angka Rp16.000 per liter pada Senin (7/3/2022).

Sementara itu, harga minyak goreng kemasan sederhana berada di angka RP16.600 atau mengalami kenaikan 0,61 persen dari posisi Rp16.500 pada Jumat (4/3/2022).

Kelangkaan minyak goreng mulai terjadi di Bangka Belitung. Warga kesulitan mencari minyak goreng di toko dan swalayan.

Salmah seorang warga kepada babelhits mengatakan dirinya keliling mencari minyak goreng namun tak dapat. (*)

  • Bagikan