Polisi Selidiki Penyebab Kematian Operator Excavator di Bangka Barat

  • Bagikan
Polisi saat mengevakuasi mayat operator PC yang ditemukan di sebuah perkebunan karet di Parittiga.
Polisi saat mengevakuasi mayat operator PC yang ditemukan di sebuah perkebunan karet di Parittiga.
HitsBangkaBarat, Seorang pria bernama Komar warga Jebu Laut, Kecamatan Paritiga, ditemukan tewas mengenaskan di dalam excavator saat berada di perkebunan karet, Dusun Jebu Laut, Desa Kelabat, Kecamatan Parittiga, Sabtu (15/01/2022) sekitar pukul 10.00 WIB.
Komar diketahui merupakan seorang operator excavator.
Kapolsek Jebus AKP Ghalih W Nugroho, S.H., S.I.K. seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Agus Siswanto, S.H,S.I.K,M.H, menjelaskan, bahwa masih dilakukan pemeriksaan secara intensif terhadap saksi .
“kami bersama Polres lagi mendalami penyebab kematian korban, apakah laka kerja atau pembunuhan, langkah yang dilakukan pemeriksaan secara intensif terhadap saksi”ujar Kapolsek, (16/01/2022).
Kapolsek Jebus mengungkapkan, Korban mengalami sejumlah luka di bagian muka, yang diduga diakibatkan dari senjata tajam.
“Untuk luka ada sobek diduga benda tajam, di pelipis mata kanan. Untuk kondisinya, meninggal di atas excavator,” terangnya.
Kini pihak Polsek Jebus dan Polres Bangka Barat masih terus mendalami dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Anggota Polsek jebus bersama Polres Bangka Barat menyelidiki di temukannya mayat operator excavator, meninggal dunia mengenaskan di dalam excavator,
Diketahui pria tersebut bernama Komar warga Jebu Laut, Kecamatan Paritiga, yang merupakan seorang operator excavator.
Kapolsek Jebus AKP Ghalih W Nugroho, S.H., S.I.K. seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Agus Siswanto, S.H,S.I.K,M.H, menjelaskan, bahwa masih dilakukan pemeriksaan secara intensif terhadap saksi .
“kami bersama Polres lagi mendalami penyebab kematian korban, apakah laka kerja atau pembunuhan, langkah yang dilakukan pemeriksaan secara intensif terhadap saksi” ujar Ghalih.
Ghalih mengungkapkan, saat ditemukan korban mengalami sejumlah luka di bagian muka, yang diduga diakibatkan dari senjata tajam.
“Untuk luka ada sobek diduga benda tajam, di pelipis mata kanan. Untuk kondisinya, meninggal di atas excavator,” terangnya.
Kini pihak Polsek Jebus dan Polres Bangka Barat masih terus mendalami dan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *