Sepi Peminat Sekolah Swasta di Babel Banyak Berhenti Operasional

  • Bagikan
Rapat dengar pendapat terkait kondisi sekolah swasta di Babel.

Hits, Pangkalpinang– Komisi IV DPRD Babel menyoroti kondisi sekolah swasta yang banyak berhenti beroperasional. Kondisi tersebut lantaran minat masyarakat untuk memasukan anak-anaknya ke sekolah swasta sangat rendah.

“Kita prihatin dengan kondisi sekarang dimana beberapa sekolah swasta harus berhenti beroperasional karena kekurangan murid. Terlebih fasilitas yang ada pasti terbengkalai karena tidak digunakan, kan sayang sekali,” ungkapnya Rapat Dengar Pendapat lintas komisi bersama mitra terkait, di ruang Banmus DPRD Bangka Belitung beberapa hari yang lalu.

Rapat dengar pendapat (RDP) RDP lintas Komisi bersama mitra terkait, dipimpin langsung Ketua DPRD Bangka Belitung, Herman Suhadi dihadiri Komisi IV dan Komisi I DPRD Babel, beserta Kepala Dinas Pendidikan Babel, M. Soleh.

Lebih lanjut ia mengatakan, agar sekolah swasta yang ada di Bangka Belitung untuk dapat lebih diperhatikan, ia menyarankan harusnya ada kebijakan untuk membatasi murid dari SMA negeri, lalu untuk sebagian lagi diarahkan di swasta. 

Menurutnya seperti yang dijelaskan Kepala Dinas Pendidikan Bangka Belitung, bahwa pihak pemprov sudah punya program bantuan untuk sekolah swasta yang ada di Bangka Belitung. 

“Harusnya ada kebijakan seperti itu, kan sekarang sudah difasilitasi pemprov. Dengan prosedur yang benar, jadi seharusnya masyarakat tidak perlu khawatir masuk swasta,” imbuh Yus Derahman.

Senada diungkapkan Johansen Tumanggor dari Komisi IV yang menyampaikan bahwa SMA swasta harusnya bisa lebih berinovasi, baik itu dari segi program, fasilitas, sampai prestasi. Hal ini tentu akan menjadi pertimbangan masyarakat untuk masuk ke sekolah tersebut.

“Sekarang yang terpenting, sekolah swasta, khususnya SMA, harus terus berinovasi agar tetap eksis. Jika kualitas bagus, masyarakat juga tidak ragu-ragu untuk masuk. Sekarang ini yang dilihat adalah kualitas. Masalah teknis operasional, kita Komisi IV akan berkoordinasi dengan dinas,” tukasnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *