Hilang Selama 3 Hari Nenek Sailani Ditemukan Selamat, Fahrudin : Beliau Makan Buah untuk Bertahan

  • Bagikan
Foto : Sailani (68) Warga Desa Telak, Kecamatan Parittiga, Bangka Barat berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, pada Rabu (20/3/2024) siang. Nenek ini dikabarkan hilang sejak, Senin (18/3/2024) lalu. (Humas Polsek Parittiga)
Foto : Sailani (68) Warga Desa Telak, Kecamatan Parittiga, Bangka Barat berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, pada Rabu (20/3/2024) siang. Nenek ini dikabarkan hilang sejak, Senin (18/3/2024) lalu. (Humas Polsek Parittiga)

BANGKA BARAT, BABELHITS.COM  — Pencarian nenek Sailani berakhir, pada Rabu (20/3/2024) siang. Perempuan berusiah 68 tahun warga Desa Telak, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat (Babar) ditemukan selamat, usai dikabarkan hilang sejak, Senin (18/3/2024) lalu.

Sempat hilang selama 3 hari 2 malam di dalam hutan bertahan hidup dengan mengkonsumsi dedaunan dan buahan yang ditemukannya di kebun warga setempat. Nenek Sailani sebelumnya  keluar dari rumahnya, Senin (18/3/2024) sekitar pukul 8.30 WIB, tanpa sepengetahuan anak-anaknya.

Kapolsek Jebus, Kompol Albert D. H. Tampubolon mengatakan, korban yang hilang sejak Senin (18/3/2024) lalu berhasil dalam kondisi selamat. Pada saat itu saksi Harmizi dan Ifan yang menemukan nenek Sailani dipinggir jalan.

Kedua saksi saat itu baru pulang dari bekerja mencari kepiting, dua saksi pun menyanyakan kepada nenek itu, ‘mau kemana’ korban dengan wajah yang bingung menjawab ‘menunggu jemputan,.

“Mendengar jawaban tersebut kemudian kedua saksi langsung mengajak korban untuk pulang dengan naik motor,” kata Albet.

Kepala Desa Telak, Kecamatan Parittiga, Fahrudin bersyukur Nenek Sailani berhasil ditemukan dalam kondisi sehat dan selamat tanpa kurang satu apapun.

“Alhamdulillah, korban telah ditemukan dalam kondisi selamat tak kurang satu pun. Nenek ini, ditemukan warga setempat saat dalam perjalanan pulang, pada Rabu (hari ini) sekitar pukul 17.00 WIB dan selanjutnya langsung di bawa ke kediamannya,” ujar Fahrudin, saat dikonfirmasi wartawan.

Kata Fahrudin, Ibu Sailani ini ditemukan oleh Harmizi dan Ifan, ketika keduanya pulang dari mencari kepiting di Sungai Antan. Berdasarkan keterangan keduanya, saat itu Ibu Sailani, sedang dalam keadaan mencari jalan pulang.

Ditambahkan Fahrudin, untuk bertahan hidup selama tersesat di dalam hutan, Sailani hanya memanfaatkan dedaunan serta buah-buahan yang ia temukan di kebun warga.

“Selama tiga hari dua malam, makan apa yang bisa di makan. Berdasarkan keterangan beliau tadi, dia juga banyak menemukan hewan seperti monyet,” ungkapnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *