Kelangkaan BBM di Pulau Bangka Dikeluhkan Driver Ojol

  • Bagikan
Antrean panjang di salah satu SPUB di Pangkalpinang.

HitsPangkalpinang, Kelangkaan BBM jenis Pertalite dan Pertamax di Pulau Bangka dikeluhkan oleh para driver ojek online (Ojol) lantaran dinilai berdampak buruk.
Ketua Unit Reaksi Cepat Driver Online Pangkalpinang (URC-PGK), Revi Setiawan mengatakan jika terus berlarut kelangkaan BBM jenis pertalite dan pertamax, akan menghilangkan pendapatan para driver ojol.
Ia mencontohkan jika dalam satu hari para driver mendapatkan hingga 14 orderan maka penghasilan bersih yang akan diperoleh berkisar Rp 100.000 hingga Rp 140.000.
“Namun kalau tidak ada BBM bagaimana para driver ojol bisa jalan, bayangkan dampak yang dirasakan,” kata Revi.
Dikatakan Revi jika pihaknya tidak saja bertumpu pada SPBU, namun juga tetap mengandalkan para penjual BBM eceran. Hanya saja memang stok BBM tidak ada.
“Eceran juga kita beli kalau ada meski harganya sampai Rp 15 ribu per liter, masih mampu kok yang penting dapat orderan,” imbuhnya.
Ia pun berharap peran pemerintah untuk mengecek langsung kondisi pasokan BBM yang langka ke SPBU.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *