Polsek Tempilang Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Sadis Bermotif Dendam

  • Bagikan
Pelaku saat memperagakan adegan pembunuhan dihadapan penyidik.

Hits, Bangka Barat– Sebanyak 24 adegan diperagakan Boyon (21) saat menghabisi nyawa Sudiar di sebuah gubuk kecil tambang timah Tempilang. Pada saat Polsek Tempilang menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan sadis yang menewaskan Sudiar warga Dusun Pelaik, Desa Tanjung Niur, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat.

Sudiar dibunuh secara sadis oleh rekan kerja yakni Boyon (21). Saat berada disebuah Pondok tambang timah Tempilang.

Kapolsek tempilang IPDA Mulia Renaldi, SH seizin Kapolres Bangka Barat menyampaikan

telah terlaksananya kegiatan rekonstruksi tindak pidana pembunuhan atau penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia di dusun Pelaik desa Tanjung Niur kec. Tempilang Kab. Bangka Barat.

“Kita telah melaksanakan rekonstruksi sebanyak 24 adegan, saat ini pelaku dan barang bukti dalam proses penyidikan Polsek Tempilang,” ujar Mulia.

Sebelumnya Polsek Tempilang yang dipimpin oleh Kapolsek Tempilang berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis yang menewaskan Sudiar. Kejadian ini terungkap usai Polsek Tempilang menerima laporan dari Alun yang tak lain adalah istri Sudiar.

Saat itu korban dilaporkan telah meninggalkan rumah selama empat hari. Istri korban kemudian melaporkan hal tersebut ke pihak Polsek.

Ternyata Sudiar jadi korban pembunuhan yang dilakukan sesama rekan kerja tambang timah yakni Boyon. Boyon menghabisi nyawa Sudiar dengan cara menebas leher Sudiar hingga berkali-kali. Saat dipastikan sudah tidak bernyawa. Boyon pun membawa jasad Sudiar ke sebuah lubang bekas aktivitas pertambangan untuk ditimbun.

 

Selama Sepekan Kasus COVID-19 di Babel Capai 500 Orang

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *