Pencuri Masjid di Pangkalpinang Ditangkap Polisi Saat Sembunyi di Bunker 

  • Bagikan
Pelaku beserta barang bukti saat diamankan Polisi.

Hits, Pangkalpinang– Pelaku pencurian di sebuah Masjid Masjid Nurul Falah, Kelurahan Ampui. Akhirnya berhasil diungkap Tim Buser Naga Polres Pangkalpinang  Pelaku tersebut adalah Toloi  (19) warga Ampui, Kecamatan Pangkalbalam. Pemuda ini ternyata diketahui residivis dalam kasus pencurian dengan pemberatan (curat).

Kasus ini terungkap usai pengurus Masjid Nurul Falah, yang melaporkan hilangnya sejumlah kabel instalasi AC  pada Sabtu (25/9/2021) sekitar pukul 17.00 Wib.

“Menindaklanjuti laporan pengurus Masjid Nurul Falah terkait peristiwa pencurian, tim kita bagi dua satu menggunakan mobil dan yang lainnya menggunakan motor, harus tetap waspada karena pelaku bersembunyi di hutan dan kondisi gelap,” ujar Katim Buser Naga Aipda Rudi Kiai.

Pada saat hendak ditangkap tim buser naga bergerak secara sangat hati-hati, lantaran tempat persembunyian Toloi cukup sulit dijangkau, bahkan pencahayaan di lokasi tersebut sangat minim. Tim pun berupaya mematikan lampu yang dibawa karena dikhawatirkan pelaku melarikan diri.

Selanjutnya, Buser Naga menelusuri hutan yang di berada di kawasan Ampui tersebut dan akhirnya tim menemukan gundukan tanah (Bunker) yang ditutupi oleh daun dan spanduk bekas. 

“Toloi keluar kau, jangan bersembunyi, kami tahu kamu berada di dalam keluar,” teriak Rudi Kiai. 

Merasa telah dikepung Buser Naga Toloi enggan keluar dari persembunyiannya hal ini membuat Buser Naga mengeluarkan dua kali tembakan peringatan, dan tanpa menunggu lama Toloi keluar dari persembunyiannya. 

“Ampun Pak (Polisi-red) saya bersalah mencuri kabel di Masjid Nurul Falah tadi sore,” singkat Toloi 

Dihadapkan anggota Buser Naga, Toloi mengatakan bahwa pencurian dilakukannya dengan cara memanjat plafon Masjid tersebut lalu memotong kabel instalasi dengan menggunakan sebuah tang dan di jadikan beberapa gulungan. 

“Saya potong-potong menjadi beberapa bagian dengan tang, lalu menurunkan kabel tersebut, rencana kabel akan dijual ke pengepul barang bekas, sedangkan tang untuk memotong saya buang di dekat persembunyian saya,”kata Toloi. 

Toloi mengaku, bunker tempat persembunyiannya telah disiapkan sejak tiga hari yang lalu, ini dilakukan untuk menghindari kejaran pihak kepolisian. 

“Sudah tiga hari buat bunker ini, saya selain untuk bersembunyi saya gunakan untuk tidur juga,”beber Toloi. 

Pemuda yang mempunyai tato di sekujur tubuh ini juga mengaku melakukan pencurian seperti mencuri satu ekor anak babi dan satu unit tab dirumah seorang warga di Kelurahan Ampui. 

“Pernah curi anak babi, untuk tab yang saya curi itu jatuh saat saya dikejar massa,” lanjut Toloi. 

Dari catatan kepolisian, tercatat Toloi pernah merasakan dua kali masuk penjara dalam kasus yang sama yaitu pencurian dengan pemberatan.

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan terhadap pelaku pencurian di Masjid Nurul Falah. 

“Alhamdulillah dalam hitungan jam , kami bisa menindak lanjuti laporan pengurus Masjid Nurul Falah yang melaporkan kehilangan sejumlah kabel instalasi AC sekitar pukul 17.00 Wib, dan pada hari yang sama pukul 21.00 Wib kami berhasil mengamankan pelaku, saat ini pelaku masih dalam pemeriksaan,”terang Adi Putra. 

Akibat pencurian yang dilakukan oleh Toloi , pengurus  Masjid Nurul Falah mengalami kerugian mencapai Rp 3 juta rupiah, selain itu beberapa unit Air Conditioner (AC) juga mengalami kerusakan. 

Selain mengamankan pelaku Tim Buser Naga juga turut diamankan barang bukti berupa tujuh gulungan kabel dalam kondisi terpotong.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *