Julius Gasak Kotak Amal di Enam Masjid, Ditangkap saat Pesan Beli Nasi Goreng

  • Bagikan
Aksi Julius Dwi Sandi (32) terhenti di tangan Tim Buser Naga Satuan Reserse Kriminal Polres Pangkalpinang. Julius ditangkap usai Tim Buser Naga menerima laporan dari beberapa pengurus masjid yang merasa resah lantaran kerap kehilangan kotak amal berikut isinya. (Foto: Untung Novrianto)

BABELHITS.COM, PANGKALPINANG – Aksi Julius Dwi Sandi (32) terhenti di tangan Tim Buser Naga Satuan Reserse Kriminal Polres Pangkalpinang.

Julius ditangkap usai Tim Buser Naga menerima laporan dari beberapa pengurus masjid yang merasa resah lantaran kerap kehilangan kotak amal berikut isinya.

“Malam ini setelah dilakukan lidik, target mengarah kepada satu orang laki laki yang berdasarkan informasi dari masyarakat hendak membeli nasi goreng di wilayah Kampak,” terang Aipda Rudi Kiai saat memberikan arahan.

Pantauan Babelhits di lapangan, Tim Naga melakukan pengintaian di rumah makan di sekitar Kampak. Tidak membutuhkan waktu lama pelaku yang sedang memesan nasi goreng ini langsung ditangkap pada Senin (3/10/20220 sekira pukul 22.30 WIB.

“Jujur saja apa kesalahan kamu? Maling apa?” tanya Rudi Kiai saat menangkap pelaku.

Kedatangan tiba tiba Tim Naga ini membuat pelaku tidak bisa mengelak atas kejahatan yang dilakukannya apalagi aksi pelaku ini terekam kamera pengawas atau CCTV.

“Ia bang (Polisi-red) maling handphone dan satunya maling kotak amal,” kata Julius.

Selanjutnya Tim Naga membawa pelaku ke Polres Pangkalpinang untuk dilakukan interogasi lebih mendalam, hasilnya selain mencuri kotak amal di Masjid Al- Alaa, Kelurahan Taman Bunga pada 11 Agustus 2022 lalu.

Julius juga melakukan hal serupa Masjid lainnya di antaranya Masjid Al-Hidayah Gabek Permai, Masjid Istiqrob jerambah gantung, Masjid di Kampung Keramat, Masjid Nurul Gani di Selindung dan Masjid Baitul Rohim Bukit Baru.

“Saya melakukan sendirian ,mencingkel dan merusak kotak amal selanjutnya mengambil semua uang yang ada didalamnya, selain itu juga mencuri laptop di kos-kosan dan handphone,” ujar Julius.

Buser Naga harus melakukan tindakan tegas dan terukur kepada pelaku dengan menembak betis sebelah betis pelaku, lantaran saat dimintai menunjukkan barang bukti pelaku nekat meronta dan melawan petugas.

Pelaku mengakui bahwa hasil kejahatannya digunakan untuk keperluan sehari-hari dan membeli chip game online Higgs Domino.

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra SH,MH membenarkan peristiwa penangkapan pelaku spesialis kotak amal yang sangat meresahkan dan saat ini pelaku beserta barang bukti sudah dibawa ke Polres Pangkalpinang.

“Ditangkap usai kami menerima laporan beberapa pengurus masjid ,kami merespon cepat setiap laporan masyarakat sebagai bentuk pelayanan prima ,bahkan Tim Naga kerap tidak tidur dalam lidik satu peristiwa kejahatan, yang kami utamakan masyarakat bisa merasa tenang dan aman maka itu merupakan kebahagian bagi kami,” ucap Adi Putra. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *